BolaSkor.com - Titel Premier League kelima dalam sejarah klub sudah semakin dekat dengan Manchester City. The Citizens hanya butuh tiga kemenangan lagi untuk memastikannya, usai menang 2-0 kontra Stoke City di pekan 30 Premier League, melalui dua gol yang diciptakan David Silva.

Man City akan menghadapi Everton, Manchester United, dan Tottenham Hotspur di tiga laga Premier League mendatang. Dari ketiga laga itu, pertarungan derby melawan Man United pada 7 April mendatang, akan sangat teramat penting bagi mereka, karena pasukan Jose Mourinho merupakan rival terdekat Man City dan terpaut 16 poin saat ini di urutan dua klasemen.

Jadi, jika Man City mengalahkan Man United nantinya, mereka akan mengunci titel Premier League. Menang dan melakukan selebrasi titel Premier League di depan pemain rival sekota, kapan lagi? Itulah yang tengah dipikirkan kapten Man City, Vincent Kompany, saat ini. Ia sangat ingin melakukannya.

"Saya pikir semuanya di sisi biru Manchester tahu itu kesempatan sekali seumur hidup (memastikan titel Premier League saat melawan Man United). Tapi perlahan, kami masih punya satu laga sebelum melawan United, yang mana juga sulit, dan kemudian kita lihat nanti. Saya yakin titel takkan begitu saja diserahkan kepada kami," papar bek asal Belgia, diberitakan Goal, Selasa (13/3).

Namun, komentar berbeda justru diucapkan oleh Pep Guardiola, manajer Man City. Ia masa bodoh dengan kans timnya memastikan titel Premier League saat melawan Man United. Terpenting baginya, Man City meraih titel Premier League. Tak peduli siapapun lawannya.

"Anda jurnalis kelima yang menanyakan saya pertanyaan ini. Terpenting adalah di tanggal 12 Maret kami punya 81 poin dan itu poin yang sangat banyak. Kami ingin jadi juara, sekarang semuanya bergantung kami. Mungkin kami bisa melakukannya dalam dua laga, tapi percayalah kepada saya, sebelum dan sesudah melawan United kami akan memainkan perempat final (Champions League) dan di momen tersebut, hal penting adalah fokus di perempat final," tegas Guardiola.

"Baiklah, saya memahaminya untuk fans (arti kemenangan melawan Man United). Tapi, hal terpenting adalah menjadi juara. Kapan, di mana, itu tak jadi masalah," urainya.