BolaSkor.com – Wakil Wali Kota Surabaya, Wisnu Sakti Buana, siap turun gunung untuk mendinginkan ketegangan antara manajemen Persebaya Surabaya dengan Bonek. Menurut Wisnu, masalah ini dipicu oleh kesalahpahaman belaka.

Hubungan Bonek dengan manajemen Persebaya sedang tidak bagus. Pemicunya terjadi pada saat meet the president akhir pekan lalu. Sejumlah perwakilan Bonek melakukan aksi walk out. Selain tidak puas, mereka juga merasa tidak dihargai oleh manajemen.

Situasi yang tidak nyaman ini membuat Wisnu tergerak untuk tampil. Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persebaya itu siap turun sebagai penengah.

“Ini masalah komunikasi saja, tapi saya tidak tahu missed komunikasinya bagaimana. Saya siap menjembatani," tegasnya.

Baca Juga:

Gagal Dapat Teja Paku Alam, Djanur Tepis Rumor Tony Sucipto ke Persebaya

Daftar Pemain Persebaya yang Belum dan Sudah Teken Perpanjangan Kontrak

Djanur Ungkap Kesulitan Persebaya Jelang Musim 2019

Bonek
Bonek. (Instagram Persebaya Surabaya)

“Membangun Persebaya juara monggo apa yang seharusnya dilakukan oleh manajemen untuk mengelola. Mungkin persepsi Bonek kalau Persebaya mau juara harus seperti ini pemainnya,” imbuh Wisnu.

Sebelumnya, pada proses renovasi Staidon Gelora Bung Tomo (GBT), Wisnu juga menggandeng Bonek untuk memberikan aspirasinya. Menurut Wisnu, walaupun Stadion GBT milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, namun Bonek juga bisa disebut sebagai pengguna.

"Walaupun tidak semua usulan Bonek bisa di realisasikan karena keterbatasan, tapi kami omongkan. Buktinya, rencana renovasi GBT mendapat sambutan baik dari masyarakat. Jadi saya yakin persoalan manajemen dan Bonek hanya missed komunikasi saja,” tuturnya. (Laporan Kontributor Keenan Wahab/Surabaya)