BolaSkor.com - Wasit Premier League kembali jadi sorotan dan kali ini terjadi di Liga Champions. Wasit yang dimaksud itu adalah Anthony Taylor yang memimpin pertandingan Dynamo Kiev vs Benfica.

Pertandingan dihelat di NSC Olimpiyskiy, Rabu (15/09) dini hari WIB, dan laga di grup E itu berakhir imbang tanpa gol. Selain Kiev dan Benfica di grup itu juga ada dua tim favorit lolos fase grup, Bayern Munchen dan Barcelona.

Kiev sepanjang laga mendapatkan tekanan deras dari Benfica dan itu bisa dilihat dengan 31 persen penguasaan bola tuan rumah (Benfica 69 persen). Kiev melepaskan delapan tendangan (empat tepat sasaran) dan Benfica 12 tendangan (empat tepat sasaran).

Namun bukan hasil pertandingan yang menjadi sorotan melainkan aksi Taylor. Pada menit 82 Taylor memberi kartu merah kepada gelandang Kiev, Denys Garmash setelah memberinya kartu kuning.

Baca Juga:

Terjebak Nostalgia, Maldini Kenang Momen Indah di Liga Champions

Barcelona Dipermalukan Bayern di Camp Nou, Gerard Pique Pasrah

Ketika Cristiano Ronaldo Tak Sanggup Menggendong Manchester United

Anthony Taylor kala memberi kartu kuning kepada Garmash

Normalnya jika sudah menerima dua kartu kuning maka pemain otomatis menerima kartu merah setelahnya, tetapi Garmash (31 tahun) sebelumnya belum menerima kartu kuning. Para pemain dan ofisial Kiev bingung dengan keputusannya.

Taylor dengan cepat menyadari kesalahannya dan menganulir keputusannya dengan memberikan kartu kuning. Error yang dilakukan Taylor itu jadi sorotan, mengingat dia sudah jadi wasit Premier League sejak 2010 dan ada di daftar FIFA pada 2013.

CV wasit berusia 42 tahun itu juga bagus di Eropa karena punya pengalaman memimpin final Piala Liga, dua Piala FA, dan Piala Super Eropa pada 2020. Menanggapi kesalahan Taylor itu, Roberto Rosetti selaku Kepala Wasit UEFA angkat bicara.

“Semua orang mengakui bahwa Anthony sempurna. Dia mengatur momen sulit ini dengan cara yang hebat," terang Rosetti dikutip dari Mirror.

“Kami bangga dengan perilakunya, kami bangga dengan darah dinginnya (ketenangannya). Kami merekomendasikan kepada wasit bahwa keselamatan adalah yang utama, itu adalah target terpenting bagi kami."

"Wasit harus, dan mereka siap, untuk segera menghentikan pertandingan dalam situasi seperti ini. Anthony luar biasa," urai Rosetti.