BolaSkor.com - PSSI terus mencoba memperbaiki kualitas sepak bola di Indonesia. Sebelum mendatangkan pelatih berkualitas Shin Tae-yong, PSSI telah menggelar program Garuda Select dengan mengirim pemain ke Inggris.

Garuda Select sudah masuk jilid kedua. Dari dua jilid tersebut, ada salah satu pemain yang ikut ambil bagian yakni Amiruddin Bagus Kahfi. Penyerang milik Barito Putera ini menjadi satu dari lima pemain yang kembali ikut program tersebut.

Kembaran dari Bagas Kaffa menjadi pemain yang berkembang bersama Garuda Select. Bahkan lewat program tersebut Bagus Kahfi pernah ditawari berlatih dan mendapat kontrak dari Queens Park Rangers (QPR).

Amiruddin Bagus Kahfi berbagi cerita bagaimana pengalamannya berlatih di Inggris, baik dalam program jilid pertama hingga kedua. Berikut wawancara eksklusif BolaSkor.com bersama sang pemain.

Baca Juga:

Dampak Virus Corona, Andre Oktaviansyah Sebut Birmingham Sudah Sangat Sepi

Virus Corona Menyebar di Inggris, Pemain Garuda Select Mengaku dalam Kondisi Baik

Apa perbedaan yang signifikan latihan di Indonesia dengan di Inggris?

Perbedaan di lapangan tidak jauh ya menurut saya, baik di Indonesia mapun di Inggris. Tapi kalau menurut saya mungkin di sini gym dan perbaikan fisik itu sangat terasa perbedaannya dibandingkan dengan di Indonesia.

Sempat ditawari bermain di klub liga Inggris QPR dan masih banyak lagi, bagaimana perasaannya?

Kalau saya pribadi pasti ada challenge tersendiri, karena bisa ditawari seperti itu. Tapi justru itu saya ingin buktikan kalau nantinya saya bisa bermain di sana.

Amiruddin Bagus Kahfi
Bagus Kahfi. (Istimewa)

Latihan juga di Italia kemarin dan sempat melawan tim Italia, apa perbedaan tim Italia dan Inggris?

Perbedaannya memang ada, cuma tidak jauh, kalau di Italia lebih sedikit lambat saja, beda sama Inggris yang setiap kali dapat bola tujuan dia langsung ke depan dan secepat mungkin mencetak gol.

Bagus selalu dibilang striker berbakat oleh pelatih tim lawan, apa rasanya?

Untuk masalah ini saya hanya melakukan apa yang saya punya dan selalu memberikan yang terbaik di setiap pertandingan, itu saja.

Pengalaman paling berharga apa yang didapat selama di sana? Terutama saat cedera seperti sekarang?

Banyak motivasi dari staf dan pelatih di sini, mereka juga mantan pemain sepak bola dan pasti rasanya ini hal yang wajar di sepak bola jadi nikmati saja masa-masa seperti ini jangan malah dibuat sedih nantinya malah jadi drop sendiri.

Bagus Kahfi dan Bagas Kaffa
Bagus Kahfi dan Bagas Kaffa (BolaSkor.com/Hadi Fabriansyah)

Kangen tidak sama Indonesia dan apa yang paling membuat Kangen?

Sebenarnya kalau kangen ya kangen, cuma kalau sudah kaya begini mau bagaimana? Tujuan saya untuk bermain di luar negeri, ya saya harus tahu risiko itu dan sedikit mengeyampingkan rasa kangen tersebut.

Menurut Bagus, lawan paling terberat selama Garuda Select apa?

Semuanya berat, tapi menurut saya QPR yang paling berat karena mereka ingin membalas kekalahan tahun lalu jadi mereka termotivasi untuk itu dan mainnya luar biasa keras ketika pertemuan kedua melawan kami.

Terakhir, pesan buat pemain muda lainnya yang ingin ikuti jejak Bagus?

Pesannya buat pemain muda tetap semangat terus, pasti kesempatan itu akan datang. Karena menurut saya tidak ada perjuangan yang menghianati hasil.