BolaSkor.com - Gelandang Madura United, Asep Berlian, mengaku khawatir dengan semakin merebaknya pandemi virus COVID-19 atau yang biasa disebut Virus Corona. Terlebih bagi dirinya dan keluarga yang tinggal di Bogor yang merupakan daerah penyangga Ibukota, Jakarta.

Hingga kemarin malam (18/3) kasus Corona di Indonesia telah mencapai 227 kasus. 19 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara hanya 11 orang yang telah sembuh dari pandemi terparah di era millenial ini.

Selain itu, gelandang berusia 29 tahun tersebut juga bercerita tentang pemanggilan pertamanya ke pemusatan latihan Timnas Indonesia arahan Shin Tae-Yong. Dirinya mengaku cocok dengan gaya melatih pria asal Korea Selatan tersebut.

Bagaimana cerita lengkapnya? Berikut petikan wawancara Bolaskor.com bersama Asep Berlian melalui saambungan telepon:

Baca Juga:

Piala AFF 2020 Berpotensi Digelar Lebih Awal karena Dampak Virus Corona

Doa dan Harapan Riko Simanjuntak di Tengah Pandemi Virus Corona

Apa kabar Asep?

Alhamdulilah baik, ini lagi sama keluarga di rumah.

Asep tidak memanfaatkan waktu liburan ini untuk berlibur dengan keluarga?

Sesuai intruksi dari pemerintah, stay at home saja. Sekalian olahraga di rumah, untuk jaga kondisi.

Bagaimana Asep melihat Virus Corona yang sudah semakin mewabah?

Sudah sangat mengkhawatirkan melihatnya, korban semakin bertambah.

Tapi keluarga besar di Bogor sejauh ini bagaimana?

Alhamdulilah aman.

Kemarin sebelum kembali ke rumah, apa klub Madura United melakukan tes kesehatan?

Selama ini (termasuk di Bali), kami dipantau terus dan diperiksa semua kesehatannya sampai pulang ke rumah masing-masing. Itu saya terapkan juga di rumah dengan menjaga kebersihan.

Asep Berlian
Asep Berlian. (Isitimewa)

Kapan Madura United mulai latihan lagi? Seperti apa menu latihan selama di rumah?

Rencananya, Jum'at sore mulai latihan lagi. Selama di rumah, latihan otot dengan bersepada sekaligus skipping

Asep ada film yang tengah ditonton atau game yang lagi dimainkan?

Enggak ada, paling menghabiskan waktu dengan bermain sama anak di rumah. Azka sedang aktif-aktifnya.

Soal Shin Tae-yong, baru-baru ini sang pelatih kerap dikritik karena gemar membicarakan keburukan pemain di media. Asep melihatnya seperti apa?

Itu hal lumrah menurut saya, karena inti dari semuanya demi kebaikan sepak bola Indonesia.

Bagaimana gaya melatih Shin Tae-yong saat Asep mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia?

Dia memang orang yang jujur terhadap pemain, keras dan disiplin. Dia juga senang pemain yang bekerja keras.

Sepertinya cocok dengan gaya bermain Asep?

Aamiin, semoga saja. (Laporan Kontributor Bima Pamungkas/Madura)