BolaSkor.com - Penjaga gawang Bhayangkara FC, Awan Setho Raharjo, mulai kembali menunjukkan performa terbaiknya. Sempat tergantikan oleh Wahyu Tri Nugroho pada musim Liga 1 2019, Awan kembali dipercaya oleh Paul Munster sebagai penjaga gawang utama pada musim ini.

Kesempatan itu langsung dibayar kontan oleh pemain asal Semarang tersebut. Dari tiga kali penampilannya bersama The Guardian, Awan Setho berhasil mencatatakan satu kali clean sheet, ketika menghadapi Persiraja Banda Aceh pada laga perdana.

Bahkan pada pertandingan melawan Persija Jakarta, ia melakukan beberapa save penting. Selain itu ia berhasil mendapatkan pujian dari pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias. Awan pun bersedia menceritakan apa yang bisa membuatnya ia bisa bangkit kepada BolaSkor.com.

Baca Juga:

Piala AFF 2020 Berpotensi Digelar Lebih Awal karena Dampak Virus Corona

Doa dan Harapan Riko Simanjuntak di Tengah Pandemi Virus Corona

Musim lalu performa sempat menurun, musim ini kembali jauh membaik, apa kuncinya?

Kuncinya orang-orang sekitar yang sudah memberikan support dan selalu percaya sama saya sejauh ini ada keluarga. Tim pelatih dari Bhayangkara FC pun demikian mereka selalu dukung saya dan teman-teman di sini juga tentunya mendukung saya agar saya bisa bangkit.

Tiga musim di Bhayangkara FC selalu dilatih oleh pelatih asing, dari mulai Simon McMenemy, Alfredo Vera, dan Paul Munster, apa hal yang bisa diambil dari pelatih asing tersebut?

Setiap pelatih punya caranya masing masing sih jadinya saya sendiri juga tidak bisa menyimpulkan bagaimana mereka, apalagi dari negara yang berbeda. Tapi yang jelas karakter mereka hampir sama yaitu mereka keras dan disiplin.

Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster (Media Bhayangkara FC)

Bhayangkara FC tahun ini punya target yang tinggi, apa merasa terbebani?

Jujur kalau terbebani sih enggak ya, soalnya dari tahun ke tahun Bhayangkara FC selalu punya target tinggi, tapi itu baik buat saya pribadi, sejauh mana saya bisa membantu Bhayangkara FC sampai akhir musim ini. Tapi saya yakin kami bisa mencapai target tersebut.

Liga tahun ini, siapa menurut kamu pesaing teberat?

Belum bisa berkata banyak soal ini, tapi saya rasa semua bisa jadi pesaing yang berat. Tapi di sini, siapa yang bisa konsisten sampai dengan akhir musim saya rasa itu yang akan berat.

Apa moment terbaik selama berkarier, baik Timnas Indonesia maupun tim Bhayangkara FC?

Setiap pertandingan adalah momen terbaik bagi saya, dari situ saya bisa koreksi diri sendiri untuk lebih baik di setiap pertandingannya. Tapi juara bersama Bhayangkara FC dan Timnas Indonesia U-22 lalu belum bisa terlupakan.

Berharap bisa dipanggil Timnas Indonesia lagi?

Ini saya belum mau jawab dulu (Sambil tertawa)

Terakhir, apa harapan kamu untuk karier tahun ini?

Saya tidak mau bicara terlalu jauh dulu yang jelas dari pertandingan satu ke pertandingan yang lain bisa bermain baik dan membantu bhayangkara memenangkan pertandingan. Tentunya bisa terus memperbaiki performa saya.