BolaSkor.com - Menjadi bagian dari Timnas Indonesia merupakan impian bagi setiap pemain bola di Indonesia, tak terkecuali Marcell Januar Putra. Tak ada yang menyangka pemain kelahiran Gresik itu kini bisa menjadi pilar Timnas Indonesia U-16.

Tidak hanya itu saja, Marcell didaulat oleh pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti sebagai kapten. Ini merupakan pengalaman yang luar biasa yang didapatkan oleh pemain Bali United U-16.

BolaSkor.com berkesempatan mewawancari secara eksklusif pemain yang memiliki tinggi 178 cm ini. Marcell pun membagikan pengalamannya selama bermain di Timnas Indonesia U-16.

Bisa diceritakan kenapa dulu suka sepak bola dan kenapa memilih sepak bola?

Awal mula karena saya diajak kakak waktu umur lima tahun main sepak bola. Dari situ saya mulai tertarik akhirnya saya meminta orang tua berlatih di SSB. Sampai pada akhirnya saya bermain di Bali United dan Timnas Indonesia U-16 ini.

Bagimana rasanya latihan di tengah pandemi Virus Corona seperti ini?

Jujur saya senang karena saya bisa kumpul bersama kembali. Sudah hampir tiga bulan lebih kita tidak berkumpul, jadi pada saat berkumpul saya sangat senang bisa berkumpul dengan keluarga ini lagi.

Baca Juga:

Cara Bima Sakti untuk Usir Kejenuhan Pemain Timnas Indonesia U-16

Timnas Indonesia U-16 Berencana Uji Coba Lawan Korsel, Korut, Jordania pada Agustus

Kesulitan apa yang kamu dapati ketika pemusatan latihan atau training camp (TC) dengan protokol kesehatan yang cukup tinggi?

TC kali ini berbeda dengan TC lainnya. Sekarang TC berjalan dengan sangat ketat. Karena pasti menjalani TC dengan protokol kesehatan yang ketat, sehingga kesehatan kita terjaga.

Ketika mendenggar nama Bima Sakti, apa yang terlintas dalam pikiran Anda?

Orang yang berjasa dalam karier profesional saya. Saya diajarkan banyak hal sama coach Bima dan kata ini yang saya selalu pegang. "Marcell saya percaya kamu sebagai kapten jangan sampai lengah terhadap apa pun ya cell dan selalu disiplin kerja keras dan selalu istiqomah."

Bagimana sosok Bima Sakti di mata anda?

Orang yang sangat disiplin dan pekerja keras. Satu lagi yang saya ingat, pelatih ini adalah orang yang pantang menyerah dan itu yang diajarkan olehnya kepada para pemain Timnas Indonesia U-16.

Bima Sakti. (PSSI)

Timnas Indonesia U-16 terkenal sangat solid, apa kuncinya?

Kuncinya ada pada kebersamaan, kekompakan dan yang terpenting itu adalah kerja keras seluruh pemain yang ada di Timnas Indonesia U-16 ini.

Siapa pemain yang paling usil di Timnas U-16, alasannya?

Marselino Ferdinan, karena memang anaknya usil dan dia pasti menjadi pemain paling usil baik di lapangan maupun di kamar.

Siapa idola Anda?

Kalau pemain Indonesia saya idolanya Hansamu Yama. Kalau pemain luar, Virgil Van Djik. Keduanya merupakan bek tangguh yang sulit dilewati oleh lawan-lawannya.

Baca Juga:

Timnas Indonesia U-16 Antisipasi Penyebaran Virus Corona Lewat Udara dengan Cara Ini

Bima Sakti Targetkan Skuat Final Timnas Indonesia U-16 Terbentuk pada Akhir Oktober

Timnas Indonesia U-16 masuk dalam grup neraka, bagaimana menyikapinya?

Sekarang tidak perlu memikirkan hal tersebut, yang perlu kita lakukan hanya fokus dan disiplin segala hal. Yang terpenting harus kerja keras dan jangan takut dengan lawan-lawan tersebut.

Siapa menurut Anda lawan paling berat?

Semua berat, tidak boleh menganggap remeh lawan kita harus respect tapi kita harus siap melawan lawan di grup.

Apa harapan kamu di Piala Asia U-16 nanti?

Semoga tim ini bisa berbicara banyak pada Piala Asia U-16 nanti. Satu lagi mudah-mudahan tim ini bisa masuk empat besar dan kita bisa bermain di Piala Dunia U-17 di Peru nanti, Aamiin.