BolaSkor.com Imam Nahrawi naik haji. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia ini terdaftar di kelompok terbang (kloter) 85 Sidoarjo. Imam bersama rombongan dari Embarkasi Surabaya akan berangkat menuju Jeddah pada, Selasa (6/8) pukul 01.00.

Imam Nahrawi tak berangkat sendiri. Ia ditemani sang istri, Shobibah Rohmah. Politisi kelahiran Bangkalan itu tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Senin (5/8) pagi. Setelah itu mengikuti prosesi pemeriksaan biometrik.

Kedatangan Imam Nahrawi disambut antusias oleh calon jamaah haji lain yang tergabung dalam satu kloter dengannya.

Berikut wawancara BolaSkor.com dengan Menpora Imam Nahrawi:

Pak Menteri, apa harapan bapak untuk jamaah haji Indonesia tahun ini?

Saya berharap seluruh jamaah haji Indonesia diberikan keselamatan, panjang umur, sempurna ibadahnya, dan menjadi haji mabrur.

Saya merasa bersyukur bisa berangkat haji tahun ini setelah tujuh tahun saya mendaftar lewat (jalur) reguler. Saya bersama istri berangkat menyusul ibu saya yang berangkat pada kloter 70 Sidoarjo.

Sebagai seorang pejabat pemerintah, mengapa Anda justru mendaftar melalui jalur reguler?

Saya memang mendaftar begini karena ingin bersama para jamaah melaksanakan haji. Lebih dari itu, bilamana ada sesuatu yang perlu disempurnakan, itu menjadi koreksi kami sebagai pemerintah.

Saya izin cuti kepada Pak Presiden. Saya mendampingi orang tua saya membimbing jamaah di salah satu KBIH di Sidoarjo.

Baca Juga:

Wawancara Yabes Roni: Perjuangan Tembus Skuat Utama Bali United

Wawancara Otavio Dutra: Naturalisasi, Timnas, dan KTP Surabaya

Imam Nahrawi
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Imam Nahrawi. (BolaSkor.com/Gigi Gaga)

Ada doa Anda untuk Indonesia ketika berhaji nanti?

InsyaAllah setelah sampai di sana kami mengajak jamaah haji Indonesia mendoakan Indonesia agar selalu aman, damai, tentram, dijauhkan dari bencana. Baik itu gempa, banjir, gunung meletus, dan bencana yang lain.

Adakah doa khusus untuk PSSI dan sepak bola Indonesia, Pak?

Saya berdoa agar sepak bola kita semakin baik, semakin profesional, semakin bermartabat. Dipimpin oleh orang-orang hebat yang cinta lahir batin dengan sepak bola. Secara prestasi harus bisa lebih baik lagi dari tahun-tahun kemarin.

Saya juga berdoa untuk seluruh pemain sepak bola, para wasit, pelatih, dan pemilik klub agar bisa berhaji dan umroh.

Timnas Indonesia U-23
Selebrasi gol Witan Sulaeman. (BolaSkor.com/Rizki Fitrianto)

Kemudian, bagaimana doa untuk kontingen Indonesia di SEA Games 2019 nanti?

Harus juara umum SEA Games di Filipina. Dan semoga tim sepak bola bisa juara di SEA Games. Sebab Indonesia terakhir kali menjadi juara sepak bola di SEA Games pada 1991. Semoga juara. (Laporan Kontributor Keenan Wahab/Surabaya)