BolaSkor.com – Tak disangka-sangka, pada gelaran Liga 1 2019 ini nama Muhammad Riyandi muncul sebagai bintang. Musim ini ia dipercaya sebagai penjaga gawang utama Barito Putera.

Bahkan pada penampilannya menghadapi Persija Jakarta, ia berhasil menjadi penjaga gawang terbaik pada pekan pertama. Melihat penampilannya tersebut, ada asa Riyandi untuk bisa menjadi salah satu kiper terbaik yang ada di Indonesia.

Sempat cedera lama, bagaimana cara membangkitkan semangat dan performa lagi?
Ya awalnya memang banyak yang saya harus pikirkan untuk bisa bangkit dari cedera tersebut. Tapi perlahan saya percaya kalau ini bagian dari perjalanan karier saya dan saya rasa saya bisa lewatai ini semua, alhamdulillah saya kembali.

Arti profesionalisme untuk Riyandi?
Arti profesionalisme menurut saya , bagaimana kita bisa mengikuti peraturan-peraturan yang ada di dalam tim dan bisa menjaga kondisi kita seperti jangan tidur terlalu malam, menurut saya itu sudah sebagai arti profesionalisme.

Hal membahagiakan yang tidak terlupakan?
Hal yang paling membahagiakan untuk saya itu, saat menjalani debut profesional bersama Barito Putera di Liga 1 itu yang paling tak terlupakan. Terlebih musim ini saya diberi kepercayaan oleh pelatih dalam laga-laga pembuka.

Hal yang paling menyedihkan?
Sampai dengan saat ini, yang paling menyedihkan itu waktu saya cedera dan harus menepi lama selama delapan bulan dari sepak bola. Dan saya harus berusaha untuk bangkit dari keterpurukan itu.

Apa bakat terpendam Anda yang belum diketahui orang?
Bakat terpedam, dulu waktu SMP pernah mengikuti POPDA di bogor, cabang lompat jauh dan pada saat itu saya berhasil mendapat medali emas.

Fans paling gila yang pernah ditemui?
Sampai dengan saat ini, belum ada fans yang gila. Paling ya standar saja, minta foto dan tanda tangan saja.

Pemain idola?
Manuel Neuer, saya lihat sampai dengan saat ini ia salah satu penjaga gawang yang paling lengkap tyang pernah ada di dunia.

Terakhir, apa pendapat Riyandi tentang kecerdasan dalam bermain sepak bola?
Kecerdasan pesepak bola itu sangat penting menurut saya, contohnya bagaimana ketika sulit untuk mencetak gol ke gawang lawan di sana kecerdasan atlet harus digunakan, dimana harus bisa memecahkan situasi itu dan bisa mencetak gol.