BolaSkor.com – Pertandingan melawan Persija Jakarta, Sabtu (24/8) sore, akan menjadi laga pelepas rindu untuk Rendi Irwan Saputra. Gelandang senior Persebaya Surabaya itu pernah membela Persija pada 2015 silam.

Rendi merapat ke Persija ketika tim berjuluk Macan Kemayoran itu masih ditangani Rahmad Darmawan, awal 2015. Pada saat itu, pemain asal Sidoarjo ini mengenakan nomor punggung 19.

Empat tahun berselang, Rendi kembali bersua dengan Persija. Kali ini skuat Ibu Kota hadir sebagai tim tamu. Seiring dengan krisis pemain yang menimpa Persebaya, Rendi berpeluang tampil sejak menit pertama pada laga melawan mantan timnya.

Berikut wawancara dengan Rendi Irwan Saputra:

Sabtu besok Persebaya akan menghadapi Persija, mantan tim Anda. Bagaimana komentarnya, Mas Rendi?

Persija banyak (diperkuat) pemain lama. Walaupun belum menemukan permainan terbaiknya, tetapi itu bukan ukuran. Bagi kami, siapa pun lawannya kami tidak boleh meremehkan. Apalagi Persija banyak dihuni pemain bintang. Seperti halnya Madura United. Jadi siapa pun lawannya, kami fokus ke tim kami sendiri.

Persebaya harus menjalani empat pertandingan dalam kurun waktu 15 hari. Bagaimana kondisi tim saat ini, Mas?

Memang jadwalnya melelahkan. Saya juga merasakan sendiri. Jeda antara pertandingan melawan Arema dengan Perseru Badak Lampung sangat melelahkan. Tetapi itu tidak menjadi masalah untuk saya.

Baca Juga:

Persebaya Siap Sambut Alfred Riedl dengan Tangan Terbuka

Tiket Ludes, Persebaya Vs Persija akan Disaksikan 50 Ribu Penonton

Rendi Irwan
Rendi Irwan (tengah/nomor 12) ketika berlatih di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. (BolaSkor.com/Keenan Wahab)

Ada usulan kepada federasi atau operator kompetisi terkait jadwal?

Saya berharap kepada PSSI untuk mempertimbangkan kembali antara jadwal Timnas dengan liga. Untuk menjadi pertimbangan khususnya kepada klub yang pemainnya banyak dipanggil Timnas. Seperti Persebaya. Supaya kami bisa bermain dengan kekuatan penuh.

Selain terancam kecapekan, Persebaya juga kehilangan enam pemain pilar. Menurut Anda, apakah hal itu akan mereduksi kekuatan tim?

Semua pemain sudah siap. Siapa pun yang akan bermain, walaupun banyak yang absen, saya berharap teman-teman bisa mendapatkan hasil maksimal. Para pemain yang akan menggantikan juga harus siap. Kami percaya dengan kemampuan tim ini. Kami juga percaya dengan pelatih.

Terakhir, Persebaya baru saja memenangkan pertandingan away melawan Perseru Badak Lampung. Apa imbas kemenangan itu ke tim, khususnya ke psikis pemain?

Kami ambil sisi positif dari pertandingan melawan Badak Lampung kemarin. Walaupun kami kemasukan satu gol, teman-teman sudah memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Kami jangan jemawa. Persija juga tim yang memenangkan pertandingan terakhirnya. Jadi kami harus berhati-hati. (Laporan Kontributor Keenan Wahab/Surabaya)