BolaSkor.comRuben Sanadi bisa disebut sebagai salah satu pemain baru yang tampil moncer bersama Persebaya Surabaya musim lalu. Konsistensi Ruben berbuah panggilan ke Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

Usianya memang tak lagi muda, yakni 32 tahun. Walaupun demikian, Ruben berhasil memikat Simon McMenemy, pelatih Timnas Indonesia. Ia termasuk salah satu pemain yang dipanggil untuk membela Skuat Garuda.

BolaSkor.com berkesempatan mewawancarai kapten tim Persebaya itu. Ruben bercerita tentang kondisi kebugarannya pasca cedera, hingga pemanggilan ke Timnas Indonesia. Berikut wawancara BolaSkor.com dengan Ruben Sanadi:

Selamat sore, Ruben. Bagaimana kabarnya hari ini?

Selamat sore juga. Capek, habis latihan.

Anda mengalami cedera sehingga absen di Gorontalo. Bagaimana kondisi Anda saat ini?

Kondisi saya sudah semakin baik. Tinggal kembali ke medis. Jika saya diziinkan main melawan Persidago pada leg kedua, berarti saya siap main. Yang pasti saya ingin bermain. Tetapi medis juga tidak mau mengambil risiko.

Saya merasa sudah 100 persen. Saya sudah berlatih normal dan tidak ada masalah. Recovery selama empat hari kemarin memberi dampak bagus untuk saya.

Baca Juga: Wawancara Eksklusif Otavio Dutra: WNI, Cinta Tanah Air, Hafal Indonesia Raya hingga Pemanggilan Timnas

Persidago berasal dari Liga 3. Persebaya sepertinya akan menang besar lagi. Menurut Anda?

Saya pribadi menganggap setiap lawan berat. Lawan siapa pun, kami harus memikirkan diri kami dulu. Jangan melihat tim lain.

Kami dengar nama Anda termasuk pemain yang dipanggil ke Timnas Indonesia. Bagaimana tanggapan Anda?

Jika memang itu rezeki saya, saya harus siap. Karena kesempatan tidak akan datang dua kali.

Ruben Sanadi
Senyum semringah Ruben Sanadi karena dipanggil ke Timnas Indonesia. (BolaSkor.com/Keenan Wahab)

Anda akan bersaing dengan Johan Alfarizi dan Riky Fajrin. Secara usia mereka lebih muda. Bagaimana tanggapannya?

Saya juga harus siap untuk bersaing. Harus siap juga untuk bersaing dengan yang muda-muda. Bagi saya pribadi, yang terpenting adalah kerja keras untuk tim.

Kapan kali terakhir Anda memperkuat Timnas Indonesia?

Terakhir di Timnas pada 2014. Tetapi saya tidak ikut ke Piala AFF 2014. Saya hanya ikut pertandingan pra Piala Dunia di China pada 2013.

Baca Juga: Wawancara Eksklusif Hansamu Yama Pranata: Antara Persebaya, Bejo Sugiantoro, dan Kisah Cinta

Berhasil membawa Persebaya ke lima besar Liga 1 2018. Kemudian dipanggil kembali ke Timnas Indonesia. Apa harapan Anda musim ini?

Kalau masih bisa konsisten, kenapa tidak. Tahun lalu sudah konsisten. Tahun ini harus lebih lagi. Karena tanggung jawabnya semakin besar. Apalagi tahun ini tidak akan ada yang tahu. Bisa turun, bisa naik. Itu rahasia Tuhan. (Laporan Kontributor Keenan Wahab/Surabaya)