BolaSkor.com - Nama Silvio Escobar memang tidak sepopuler Cristian Gonzales sebagai pemain naturalisasi. Namun, namanya mencuat ketika bergabung bersama Persija Jakarta.

Proses panjang harus dilalui pemain kelahiran Paraguay tersebut untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Ia memulai kiprahnya di kancah sepak bola Indonesia pada tahun 2014. Namun, ia baru mendapat status WNI pada tahun 2020, ketika berusia 33 tahun.

Ia pun bersedia membagikan pengalaman kariernya selama di Indonesia hingga tertarik menjadi WNI, kepada BolaSkor.com. Berikut cuplikan wawancaranya:

Baca Juga:

Wawancara Eksklusif Qischil Gandrum Minny: Penghentian Liga 2 hingga Pandangan Pemotongan Gaji

Wawancara Eksklusif Bagus Kahfi: Cerita Pengalaman di Inggris dan Rasa Kangen Indonesia

Apa yang membuat kamu jatuh cinta sama Indonesia?

Pertama yang membuat saya jatuh cinta dengan Indonesia adalah istri saya. Tapi jauh dari itu, saya sangat menyukai tradisi yang ada di sini. Orangnya baik-baik dan sangat ramah. Ini yang membedakan Indonesia dengan Paraguay.

Bagaimana melihat perkembangan sepak bola di Indonesia? apa bedanya dengan Paraguay?

Sejak pertama saya datang ke Indonesia, sepak bola di sini kini jauh lebih berkembang. Ada perbedaan dengan sepak bola di Paraguay, di sana mereka sangat disiplin dan lebih baik dalam berorganisasi. Tapi saya berharap sepak bola Indonesia bisa terus berkembang.

Apa yang memutuskan kamu memilih Warga Negara Indonesia?

Saya memilih jadi Warga Negara Indonesia karena istri dan keluarga saya di Indonesia. Tapi yang jelas saya sudah sangat cinta semua yang ada di Indonesia, dari mulai makanan sampai apapun.

Kamu dikenal loyal ketika bermain untuk tim, termasuk Perseru bagaimana menyikapi itu?

Itu sudah menjadi kewajiban saya sebagai pemain di Liga Indonesia. Saya akan membela mati-matian membela tim yang saya bela untuk bisa memberikan hasil yang terbaik untuk tim itu.

Baca Juga:

PSSI Tetapkan Status Force Majeure Kompetisi, Cucu Somantri: Ini Saran dari Klub

Kompetisi Diputuskan Force Majeure, PSS Sleman Gelar Rapat Darurat

Sekarang Perseru sudah tidak ada, sedih melihat itu?

Kalau dibilang sedih pasti sedih, tapi kmebali semua keputusan ada pada pemilik klub. Mereka yang mentukan itu, tapi banyak hal yang tidak bisa saya lupakan ketika membela Perseru.

Apa hal yang paling tidak bisa kamu lupakan dari kota Serui?

Bagi saya suporter Perseru yang tidak bisa dilupakan mereka selalu bisa menerima tim apa adanya baik kita meraih kekalahan, hasil imbang dan memang itu yang saya tidak bisa lupakan dari kota yang indah tersebut.

Siapa sosok terpenting dalam karier sepak bola kamu?

Yang terpenting di dalam karir sepak bola saya istri dan keluarga karena selalu mendoakan dan mendukung karir saya walaupun situasi baik atau sulit tetap selalu ada untuk saya.

Silvio Escobar
Silvio Escobar. (Istimewa)

Sekarang kamu bermain untuk TIRA Persikabo, bagaimana kamu melihat tim ini?

Tim ini masih ada beberapa kekurangan yang harus diperbaiki. Tapi saya lihat tim ini kompak. Jika kami bisa mempertahankan semua ini, pasti ke depannya akan lebih baik lagi.

Terakhir apa harapan kamu untuk TIRA-Persikabo musim ini?

Harapan saya untuk tim TIRA Persikabo di musim ini semoga lebih kompak, terus bisa kerja keras, kerja bersama dan rendah hati agar tujuan kita untuk bisa meraih kemenangan selalu terwujud dalam setiap pertandingannya.