BolaSkor.com - Irfan Bachdim kini berstatus bebas transfer alias tidak mempunyai klub, usai mengundurkan diri dari PSS Sleman. Ia lebih memilih untuk berkumpul bersama keluarga. Ini juga sebagai alasannya berpisah dengan Super Elja.

Di tengah suka cita bersama keluarga, pemain kelahiran 11 Agustus 1988 itu menceritakan kenangannya saat menimba karier di J League. Ia meman mencatatkan diri sebagai salah satu pemain Indonesia yang berlaga di J League.

Irfan Bachdim pertama kali membela Ventforet Kofu pada awal tahun 2014. Lalu ia hijrah ke Hokkaido Consadole Sapporo dua tahun berselang.

Baca Juga:

Melihat Sejarah J League Cup, Salah Satu Kompetisi Bergengsi Liga Jepang

Melihat Sejarah Patung Garuda di Stadion Milik Klub J1 League, Sanfrecce Hiroshima

Irfan Bachdim
Aksi Irfan Bachdim berseragam Ventforet Kofu. (J League)

Eks Persema Malang itu melakoni debutnya di Negeri Sakura saat membela Ventforet Kofu melawan Tokushima Vortis, pada ajang babak Grup J League YBC Levain Cup, 21 Mei 2014. Irfan Bachdim mengawali laga di bangku cadangan. Ia baru masuk ke lapangan menggantikan Koki Mizuno pada menit ke-76.

Saat itu, ia berumur 26 tahun. Irfan Bachdim mencatatkan satu-satunya pemain asal Indonesia yang pernah bermain di gelaran J League YBC Levain Cup alias Piala Liga Jepang.

"Saya sangat bangga bisa menjalani debut di sepak bola Jepang karena memang sudah selalu menjadi tujuan saya bisa bermain di Jepang. Jadi, saya sangat bangga saya bisa menjalani debut saya di sepak bola Jepang," ujar Irfan Bachdim, dalam rilis yang diterima BolaSkor.com.

"Gelaran piala sangat penting bagi klub. Biasanya mereka memberikan kesempatan bermain untuk para pemain yang jarang turun berlaga di liga," tambahnya.

Namun, memori terbaik Irfan Bachdim bukan saat membela Ventforet Kofu.

"Memori terbaik saya adalah bersama Consadole Sapporo jadi juara dengan tim yang luar biasa," katanya.

Saat itu, Irfan Bachdim membawa tim asal Pulau Hokkaido itu juara J2 League. Sekaligus mendapat tiket promosi ke kasta teratas, J1 League.

Irfan Bachdim
Irfan Bachdim saat juara J2 League bersama Consadole Sapporo. (Instagram)

Potensi Pemain Muda Indonesia Main di J League

Irfan Bachdim pun memberikan saran agar kompetisi sepak bola Indonesia bisa berkembang layaknya J League. Sebagai barometer kompetisi terbaik di Asia.

"Saya rasa di Indonesia lebih penting terlebih dahulu fokus menjalankan liga yang baik sebelum memikirkan soal kompetisi piala," kata Irfan Bachdim.

Meski begitu, eks Bali United mengungkapkan, banyak pemain muda potensial Indonesia yang bisa bermain di J League.

Irfan Bachdim
Aksi Irfan Bachdim berseragam Ventforet Kofu. (J League)

"Jika ada kesempatan untuk pemain muda Indonesia bermain di Jepang, mereka harus mencobanya. Hal ini untuk membuat mereka semakin baik, jadi mereka bisa membantu Timnas Indonesia, dan juga untuk membangun masa depan yang lebih baik untuk mereka sendiri," ujarnya.

"Sudah ada beberapa pemain Indonesia yang bermain di luar negeri. Tentu saja akan semakin bertambah seperti Kadek Agung (Bali United) dan Adi Satryo (PSS Sleman), dan tentu saja akan ada lebih banyak pemain muda yang akan mencapai level mereka," tambahnya.