BolaSkor.com - Penyerang Persija Jakarta, Silvio Escobar kini sedang dalam sorotan. Penyerang 32 tahun belum juga mencetak gol meski sudah turun dalam empat pertandingan.

Silvio Escobar merupakan opsi pengganti Marko Simic yang sedang menjalani proses hukum di Australia. Dengan performa ciamik bersama Perseru Serui, Escobar diharapkan bisa melanjutkan buasnya Simic di pertahanan lawan.

Namun begitu, dalam empat pertandingan, Silvio Escobar belum juga mencetak gol. Ia pun belum begitu padu dengan pemain lain. Bisa jadi hal ini karena Escobar baru saja merapat dan langsung dihadapkan pada jadwal padat.

Silvio Escobar tak tertekan dengan situasi ini. Baginya, sudah hal biasa bagi seorang penyerang mendapat tekanan saat belum mencetak gol. Escobar kini semakin termotivasi untuk menampilkan performa terbaik.

Bolaskor.com berkesempatan mewawancarai Silvio Escobar melalui sambungan telepon. Bagaimana tanggapan Silvio Escobar soal kritik yang datang, termasuk soal laga terakhir Persija di fase grup Piala Presiden 2019?

Bagaimana para pemain Persija memandang partai melawan PSS Sleman?

Semua pertandingan bagi Persija sama pentingnya. Ada AFC dan sekarang ada Piala Presiden. Semuanya penting dan kami ingin meraih hasil terbaik di setiap pertandingan

Persija menjalani jadwal yang sangat padat. Ada empat pertandingan yang dijalani dalam waktu sebelas hari. Bagaimana kondisi kamu dan teman-teman sekarang?

Tentu pertandingan agak berat, jadwal kami sangat padat. Apalagi kami baru saja perjalanan jauh dari Myanmar. Tapi kami akan berusaha sekuat tenaga agar menang dan lolos ke babak berikutnya.

Baca Juga:

PSS Sleman Tak Turunkan Yevhen Bokhashvili saat Hadapi Persija

Soal Stadion Internasional Jakarta, Jakmania: Jangan Sampai Hanya Peletakan Batu Pertama

Apakah kemenangan atas Shan United juga menambah motivasi Persija untuk meraih prestasi di Piala Presiden 2019?

Di AFC kemarin kami bermain tanpa lelah. Kami fight dari babak pertama sampai akhir pertandingan. Itu kami lakukan karena kami bukan hanya membawa nama Persija, tapi juga nama Indonesia. Makanya itu semua pemain berjuang maksimal. Ini kami lakukan demi menjaga nama baik Indonesia.

Pasti kami juga ingin mendapatkan kemenangan melawan PSS Sleman. Saya dan semua pemain akan berusaha untuk mendapatkan hasil maksimal dan maju ke babak berikutnya.

Bagaimana kamu memandang PSS Sleman? Saat lawan Persija, PSS akan mendapat dukungan penuh dari semua suporternya?

PSS baru promosi ke Liga 1. Semua pemainnya pasti punya motivasi untuk mengalahkan Persija. Suporternya juga akan berikan support. Tapi kami juga ingin memenangkan pertandingan. Jadi kami akan berusaha.

Bagaimana kamu melihat kritikan yang ada sekarang. Banyak orang bilang kamu belum bermain maksimal untuk Persija?

Ya saya tahu itu. Bagi pemain sudah biasa mendapatkan kritik. Ada suporter yang kritik, ada juga suporter yang berikan motivasi agar jadi lebih baik. Sekarang saya jadi termotivasi untuk kasih yang terbaik

Bagaimana kondisi kamu sekarang? Apakah masih butuh waktu untuk adaptasi lebih, dan juga memulihkan kondisi fisik?

Kemarin mungkin kondisi saya belum 100 persen. Tapi sekarang kondisi sudah 100 persen. Kalau belum cetak gol itu karena saya belum beruntung saja. Makanya saya ingin cetak gol saat lawan PSS. Tapi bagi saya, kemenangan tim lebih penting. Insyaallah saya akan maksimal. (Laporan Kontributor Al Khairan Ramadhan)