BolaSkor.com - Kapten PSM Makassar, Wiljan Pluim, baru-baru ini membagikan kisahnya menjalani karier sepak bola di Indonesia. Ia membagikan cerita pengalamannya tersebut saat diwawancarai media Belanda, Voetbal International.


Wiljan Pluim sudah menjalani karier di sepak bola Indonesia sejak 2016. Ia membela PSM dari tahun 2016 hingga saat ini. Bersama PSM, Wiljan Pluim berhasil mempersembahkan juara Piala Indonesia 2019 lalu.

Selama 4 tahun berkarier di Indonesia, Wiljan Pluim sangat terkesan ketika pertandingan tandang melawan Perseru Serui di Stadion Marora. Menurutnya, butuh nyali besar naik pesawat ke sana.

Maklum saja, Stadion Marora berada di Kepulauan Yapen. Butuh dua kali naik pesawat dan menyebrang satu kali menggunakan kapal cepat untuk sampai di Stadion Marora.

Baca Juga:

Nostalgia - PSIS Semarang Juara Liga Indonesia 1999, Bersaing dengan Persebaya dari Penyisihan Grup hingga Final

4 Gelandang Terbaik Indonesia Versi Ramdani Lestaluhu

"Saya sudah naik pesawat sebanyak ratusan kali di sini (Indonesia). Saya tak khawatir sama sekali, kecuali saat ke Papua (maksudnya Serui)," kata Wiljan Pluim dalam wawancara khususnya dengan Voetbal International.

"Ketika kami ke sana dengan pesawat, kami harus melanjutkan dengan pesawat lagi yang mirip bus namun dengan baling-baling."

"Saya bukan orang yang percaya agama, namun ketika ke sana saya banyak berdoa sebelum pesawat lepas landas. Karena hal itu, saya tak kasihan ketika tim Papua itu terdegradasi (maksudnya pindah homebase)," tambahnya.

Meski begitu, ia sangat memuji kondisi alam Papua. Menurutnya, Papua sangat eksotis.

"Kami main di tengah-tengah hutan. Rekan setim bilang di sana orang-orang pakai koteka, tapi saya tak pernah melihatnya. Kalau monyet memang banyak, alamnya sangat luar biasa," ceritanya.