BolaSkor.com - Kecaman sedang membanjiri manajemen klub Arsenal menyusul keputusan untuk mem-PHK 55 staf. Keputusan ini dinilai tidak sejalan dengan dengan langkah yang diambil klub.

Sebelumnya Arsenal dikabarkan sudah mendapatkan kesepakatan kontrak dengan Willian. Eks Chelsea itu dikabarkan sudah menerima tawaran kontrak berdurasi tiga tahun dengan bayaran 100 ribu poundsterling per pekan.

Tidak hanya itu Arsenal juga disebut sedang bernegosiasi soal kontrak baru Pierre-Emerick Aubameyang. Saat ini Aubameyang menerima 180 ribu pounds setiap pekannya. Untuk menahan sang striker Arsenal diyakini akan menawarkan bayaran yang tentunya lebih tinggi.

Baca Juga:

Akhiri Penantian 30 Tahun, Liverpool Kini Perlu Belajar dari Duo Manchester dan Chelsea

Usai Semprot Wasit, Kini Frank Lampard Kritik Jadwal Premier League 2020-2021

Mateo Kovacic Kartu Merah, Frank Lampard Geram VAR Tak Digunakan

Dua langkah yang bertolak belakang tersebut yang mengundang banyak kecaman. Bahkan seperti dilansir The Athletic, kecaman datang dari beberapa pemain Arsenal sendiri. Dilaporkan, perwakilan pemain berencana bertemu dengan sang manajer Mikel Arteta untuk membahas rencana klub memecat 55 staf dan karyawan.

Para pemain merasa kecewa karena sebelumnya mereka sudah bersedia memotong gaji mereka demi mempertahankan karyawan dan staf lain. Para pemain sudah sepakat memotong gaji sebesar 12,5 persen terkait dengan pandemi virus corona.

Yang lebih mengecewakan para pemain, selain memecat 55 staf dan karyawan, klub juga memangkas tunjangan dan fasilitas lain yang selama ini diterima karyawan.

"Tujuan kami adalah melindungi pekerjaan dan penghasilan anggota kami selama mungkin. Tetapi pada akhirnya kami tiba untuk mengajukan pemecatan 55 karyawan yang sudah tidak memiliki tugas lagi," demikian bagian pernyataan dari Arsenal.

Dalam pernyataan itu Arsenal juga meyakinkan suporter bahwa investasi ke dalam tim akan terus berlanjut agar klub bisa bersaing secara efektif di kompetisi domistik dan Eropa.

“Sumber pendapatan utama kami semuanya telah berkurang secara signifikan. Pendapatan dari hak siar hari pertandingan, dan kegiatan komersial semuanya sangat terpukul dan dampak ini akan berlanjut setidaknya sampai musim 2020/21 mendatang."

Pernyataan tersebut dirasa tidak mengena jika melihat langkah Arsenal terkait usaha mereka mendatangkan Willian dan tawaran kontrak baru Aubameyang. Selain itu Arsenal masih disebut-sebut sebagai klub yang mengincar Philippe Coutinho.