BolaSkor.com - Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, mengabarkan bahwa Witan Sulaeman telat bergabung dalam pemusatan latihan atau TC Timnas Indonesia di Bali.

Skuat Garuda rencananya akan menggelar TC mulai awal pekan depan. Tepatnya pada Senin (28/11). Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memanggil 28 pemain untuk mengikuti TC tersebut. Dua di antaranya adalah Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri.

Nah, untuk Witan, pemain berusia 21 tahun itu besar kemungkinan baru bisa bergabung saat TC memasuki pekan kedua. Sedangkan Egy belum ada kepastian.

"Witan itu kalau tidak salah baru bisa masuk (bergabung) kalau tidak salah itu tanggal 4 Desember. Kalau Egy, mungkin besok baru ada jawaban (dari klubnya)," kata Indra Sjafri saat ditemui awak media di sela acara Festival Oranje Indonesia, Lapangan Panahan Senayan, Jakarta, Jumat (25/11).

Witan dan Egy sedang berkarier di Liga Slovakia. Witan bermain untuk AS Trencin, sedangkan Egy berseragam FC ViOn Zlate Moravce.

Baca Juga:

Shin Tae-yong Bermanuver demi Elkan Baggott Bela Timnas di Piala AFF 2022

PSSI Setor Dokumen Perubahan Asosiasi Jordi Amat ke FIFA, Sandy Walsh Menyusul

PSSI pun terus berupaya supaya kedua pemain tersebut diizinkan klubnya memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2022. Turnamen antarnegara Asia Tenggara (ASEAN) itu akan berlangsung pada 20 Desember 2022 sampai 16 Januari 2023.

Namun, kata Indra, para pemain abroad (yang bermain di luar negeri) bisa saja tidak bergabung dari awal. Hal ini tergantung dari kesepakatan antara klub dan PSSI.

Selain Egy dan Witan, ada enam pemain lagi yang berstatus abroad. Keenam pemain tersebut di antaranya adalah Sandy Walsh (KV Mechelen), Jordi Amat (Johor Darul Ta'zim), Elkan Baggott (Gillingham FC), Asnawi Mangkualam Bahar (Ansan Greeners), Pratama Arhan (Tokyo Verdy) dan Saddil Ramdani (Sabah FC).

Dari delapan nama di atas, praktis hanya Arhan dan Asnawi yang tidak akan terkendala dengan izin klubnya. Sebab, kompetisi J2 League dan K2 League sudah berakhir.

"Ini sedang diatur, di pertandingan mana saja dari luar negeri bisa bermain. Karena kami memaklumi, ini bukan agenda FIFA. Kepentingan klub kami akomodir, kepentingan pemain juga," ucap Indra Sjafri.