Wow ! Pelatih Madura United Punya Banyak Fans Dari Kalangan Mahmud- Madura United berada di Kaltim, tepatnya Samarinda, untuk menantang tuan rumah Pusamania Borneo FC pada pekan ke-21 Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo. Duel ini dimainkan di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (30/09/16).

Pelatih Madura United, Gomes de Oliveira, tidak pernah menyangka bahwa dirinya menjadi incaran ibu-ibu di Samarinda alias memiliki penggemar di kalangan ibu-ibu. Sejak awal kedatangannya di tanah Borneo, Rabu (28/09/2016).

Madura United berada di Kaltim, tepatnya Samarinda, untuk menantang tuan rumah Pusamania Borneo FC pada pekan ke-21 Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo. Duel ini dimainkan di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (30/09/16).

Pelatih asal Brasil itu mengaku heran karena baru kali ini ia didatangi ibu-ibu untuk memintanya berfoto bareng. Kejadian yang paling membuatnya kaget saat sejumlah ibu-ibu mendekatinya di Hotel Sylica Mulia, Samarinda.

Gomes yang kala itu duduk menunggu waktu latihan tiba, tba-tiba didatangi sebanyak empat ibu-ibu yang memintanya foto bersama.



Meski terkejut, Gomes melayani permintaan itu dengan senang hati. "Saya baru sadar kalau fans saya sekarang ibu-ibu, bukan lagi gadis seperti dulu," canda Gomes sembari tertawa.

Setelah kejadian ini, beberapa kali Gomes melayani permintaan foto bareng ibu-ibu di sejumlah lokasi berbeda. Semua permintaan itu dilayani dengan baik oleh Gomes. Gomes beranggapan, tanpa fans ia bukan siapa-siapa.

Gomes menjelaskan tidak pernah keberatan melayani permintaan fans. "Menyenangkan berada di antara mereka. Saya merasa lebih berarti karena bisa membuat mereka senang. Bagi saya, membuat orang lain bahagia itu sama dengan amal," tuturnya.

Mantan pelatih Persela itu mengaku tidak pernah kapok kendati hal ini terkadang membuat Gomes harus meluangkan waktu di tengah-tengah padatnya agenda bersama Madura United.

"Tidak ada ruginya memenuhi permintaan mereka. Paling-paling hanya beberapa menit saja, tidak mengganggu," pelatih yang pernah bermain di Mitra Surabaya ini.