BolaSkor.com - Pelatih asal Spanyol, Xavi Hernandez, sempat santer dikabarkan akan menjadi juru taktik Barcelona menggantikan Ronald Koeman. Namun, Xavi membantah jika ada perwakilan Barca yang menghubunginya.

Barcelona berada dalam banyak lembaran buku karier Xavi sebagai pemain. Xavi membawa Los Cules meraih berbagai gelar bergengsi.

Kemudian, ia memutuskan menuju Al Sadd pada 2015. Ketika itu, Xavi sudah sulit bersaing di lini tengah Barca. Tak heran, bermain di klub Qatar sebelum pensiun adalah pilihan menarik.

Baca Juga:

Sergio Aguero Diresmikan, Parade Pemain Gratisan Barcelona Dimulai

Ronald Koeman Bertahan, Revolusi Skuad Barcelona Berlanjut

7 Fakta Menarik Eric Garcia, Rekrutan Baru Barcelona

Xavi Hernandez

Rupanya, jalan yang diambil saat itu menjadi pintu bagi Xavi menekuni karier sebagai pelatih. Al Sadd memberikan kesempatan pada Xavi menukangi tim setelah gantung sepatu pada 2019.

Xavi menjawab kepercayaan itu dengan prestasi. Sejauh ini, ia telah meraih enam gelar domestik.

Mendengan kesuksesan sang mantan, Barcelona dikabarkan kembali melirik. Xavi menjadi calon kuat pengganti Ronald Koeman.

Meski demikian, Xavi mengaku tak pernah mendapatkan panggilan dari Barcelona. Padahal, ia menyiratkan akan menerima tawaran dengan senang hati.

"Saya selalu tersedia di bursa transfer. Saya telah melatih selama dua tahun dan punya hubungan yang sangat baik dengan Joan Laporta," tegas Xavi seperti dikabarkan Marca.

Berharap Terbaik

Meski demikian, Xavi tak lantas sakit hati. Teman duet Andres Iniesta itu berharap Barcelona berada dalam jalur kemenangan bersama Ronald Koeman.

"Dia yang membat keputusan. Dia tidak memberikan kesempatan saya berbicara dengannya. Barcelona memilih bertahan bersama Ronald Koeman dan saya mendoakan yang terbaik untuknya."

"Apa pun keputusannya, saya selalu membayangkan itu adalah yang terbaik untuk klub. Saya selalu tahu apa yang Barcelona lakukan," jelas Xavi.

"Saya masih sangat peduli dengan Barcelona. Namun, dalam tiga atau empat bulan terakhir saya tidak pernah mendapatkan kontak dari siapa pun di manajemen."

Kini, Ronald Koeman wajib membuktikan diri pantas melatih Barcelona. Jika nihil gelar pada musim depan, jalan menuju pintu keluar akan terbuka lebar.