BolaSkor.com - Ketua Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI), Yeyen Tumena mengomentari kisruh yang terjadi antara manajer Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dengan PSSI. Bahkan polemik ini bisa saja berimbas pada nasib Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.

Jika memang nantinya Shin Tae-yong tidak lagi menjadi pelatih Timnas Indonesia, beberapa pelatih sudah diajukan menjadi penggantinya. Salah satunya ialah mantan pelatih Timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini.

Yeyen Tumena menilai Fakhri Husaini sudah mengetahui karakter dari Timnas Indonesia U-19 itu sendiri. Pasalnya Fakhri lah yang membentuk skuat Timnas U-19 hingga lolos ke putaran final Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan, Oktober mendatang.

Baca Juga:

Pesan Bambang Nurdiansyah untuk Pemain Timnas Indonesia di Tengah Persoalan Pelatih

FAT Koordinasi dengan Pemerintah terkait Kepulangan Pelatih Timnas Thailand Akira Nishino dari Jepang

“Fakhri bukan pantas lagi. Dia yang membentuk tim itu sampai lolos Piala Asia U-19 2020 walaupun persiapan kurang dari satu tahun. Tapi, saya melihat malah ketika ada anak bangsa yang sukses, malah tak dihargai. Dia sukses terus malah diganti posisinya," ujar Yeyen.

"Coach Fakhri kan sukses bentuk Timnas U-19. Harusnya coach Fakhri dikasih kesempatan untuk bentuk timnas baru misalnya U-18. Itu jauh terhormat," tambah Yeyen.

Yeyen Tumena menambahkan PSSI harus segera menuntaskan polemik yang terjadi belakangan ini. Sebab, ini menyangkut persiapan Timnas Indonesia dan Timnas U-19. Terlebih, dua kategori timnas ini akan menghadapi ajang masing-masing dalam waktu berdekatan.

"Nah, STY (Shin Tae-yong) ini harus fokus di Piala Dunia U-20 saja, karena kan masih ada kualifikasi Piala Dunia 2022. Lalu, apakah bisa secara bersamaan dia pegang Oktober dan November, kemudian Piala Asia U-19 mainnya juga sama. Bagaimana bagi badannya?"

"Saya juga berpikir harus ada transfer knowledge. Harus ada pelatih Indonesia yang ikut di tim STY. Jangan kita tidak dapat apa-apa," pungkas Yeyen.