BolaSkor.com - Premier League 2022-2023 akan semakin bertambah seru lagi. Manchester City (juara bertahan) dan Liverpool tetap jadi dua kandidat terkuat untuk merebutkan titel Premier League musim depan.

Akan tapi persaingan di papan atas klasemen juga diprediksi bakal sengit. Chelsea akan berusaha bangkit, Manchester United menatap positif era baru dengan Erik ten Hag, dan Arsenal juga akan meramaikannya.

Ada satu tim lagi yang layak diwaspadai karena mereka akan jadi kuda hitam persaingan musim depan, yakni Tottenham Hotspur. Klub dari London Utara tak terbiasa bertarung merebutkan trofi, tapi itu bisa berubah dengan Antonio Conte.

Pelatih asal Italia sudah terbiasa menang atau menjadi juara dengan memenangi trofi. Tak ayal target untuk masuk empat besar saja tidak akan memuaskan pelatih yang pernah menjuarai liga dengan Juventus, Chelsea, dan Inter Milan tersebut.

Baca Juga:

Bermodal Conte, Tottenham Tantang Manchester United Berburu Eriksen

Transfer Manchester United Sepi, Tottenham Hotspur Sudah Rekrut Tiga Pemain

Tottenham Siap Pecahkan Rekor Transfer untuk Lautaro Martinez

Dibantu Direktur Olahraga Tottenham Hotspur, Fabio Paratici, yang mengenal baik Conte dan sepak bola Italia (Serie A), satu demi satu pemain datang di bursa transfer musim panas 2022.

Sudah ada dua pemain sejauh ini yang datang ke Tottenham, yakni Ivan Perisic (pemain sayap) dan Fraser Forster (kiper). Menyusul keduanya adalah gelandang berusia 25 tahun, Yves Bissouma, dari Brighton & Hove Albion.

Tottenham sepakat membayarnya sebesar 25 juta poundsterling plus lima juta poundsterling bonus kepada Brighton. Dengan 30 juta poundsterling, Conte mendapatkan N'Golo Kante-nya sendiri di Tottenham.

Dalam taktik tiga bek andalan Conte, ia pernah menjadi juara Premier League pada musim 2016-2017 ketika melatih Chelsea dan memiliki Kante di lini tengah.

"Ketika Anda punya N'Golo dalam tim Anda, Anda dapat berpikir bermain dengan satu pemain lebih. Anda bisa melihat senyuman di wajahnya setiap hari. Dia pria yang sangat positif. Dia salah satu pemain terbaik yang pernah saya latih dalam karier kepelatihan saya," tutur Conte soal Kante.

Bissouma pun demikian. Dia berkembang di bawah arahan Graham Potter di Brighton menjadi gelandang serba bisa: kuat ketika bertahan, rajin melakukan pressing, dan bisa mengawali transisi bermain pada fase ofensif.

Jika Harry Kane bertahan di Tottenham dan sebagian besar pemain dari skuad utama mereka tidak hengkang, Tottenham bisa jadi kuda hitam Premier League 2022-2023. Apalagi dikutip dari Standard Sports, Tottenham belum berhenti merekrut pemain dan setidaknya mendatangkan tiga pemain lagi.