BolaSkor.com - Barcelona menegaskan tidak akan memecat Ronald Koeman kendati hasil negatif terus menghampiri. BolaSkor.com mencoba menganalisis tiga alasan yang mendungkung Barca tidak perlu mendepak Koeman.

Posisi Ronald Koeman sangat rawan setelah hasil minor yang diraih Barca. Selain itu, hubungan Koeman dengan sang presiden, Joan Laporta, dikabarkan juga memburuk.

Teranyar, Barcelona ditekuk Atletico Madrid dua gol tanpa balas. Dalam enam pertandingan terakhir, Barca hanya meraih satu menang, dua imbang, dan tiga kalah.

Meski demikian, Laporta menjamin masa depan Ronald Koeman tetap aman. Laporta berterima kasih Koeman mau menukangi Barcelona.

Baca Juga:

Hasil Pertandingan: Inter Jaga Momentum, Atletico Tambah Derita Barcelona

Luis Suarez Kenang Perlakuan Buruk Koeman di Barcelona

Presiden Barcelona Sudah Putuskan Nasib Ronald Koeman

"Koeman akan bertahan. Dia akan terus menjadi pelatih terlepas dari hasil pertandingan malam ini," jelas Laporta sebelum pertandingan melawan Atletico Madrid.

"Dia pantas mendapatkan kepercayaan. Koeman adalah legenda Barcelona. Saya menghargai bagaimana dia menerima melatih klub ini pada masa-masa sulit," timpal Laporta.

Keputusan Barcelona tetap memberikan kepercayaan kepada Koeman tidak bisa dikatakan sepenuhnya salah. Setidaknya ada tiga alasan Barca tepat mempertahankan Koeman seperti di bawah ini.

Sulit Cari Pengganti

Sulit mencari pelatih di tengah musim yang sedang berjalan. Apalagi, yang dibutuhkan adalah menjadi juru taktik tim besar seperti Barcelona.

Sejauh ini, dua nama yang beredar adalah Xavi Hernandez dan Roberto Martinez. Namun, kedua pelatih itu masih terkait dengan masing-masing timnya. Jika Xavi menukangi Al-Sadd, Martinez menjadi pelatih kepada tim nasional Belgia.

Oleh karena itu, Barca perlu mengeluarkan dana sebagai kompensasi kontrak jika ingin mendatangkan Xavi atau Martinez. Hal itu dikabarkan sulit dilakukan mengingat masalah finansial yang menerpa.

Masih Dipercaya Pemain

Meskipun suara memecat Koeman semakin deras dari kalangan suporter, tetapi para pemain Barcelona masih percaya kepada Koeman. Memecat Koeman dianggap bukanlah solusi.

Sejak menukangi Barcelona pada Juni 2020, Ronald Koeman menjalin hubungan baik dengan sejumlah pemain Barcelona. Apalagi, ia juga membangun dinasti dengan memboyong pemain asal Belanda yang pernah jadi anak asuhnya.

Tak heran, Koeman mendapatkan kepercayaan dari pemain untuk tetap berada di Barca. Para pemain sadar, jika Koeman tidak layak dijadikan kambing hitam.

"Saya rasa pergantian pelatih bukanlah solusi. Saya tidak bisa berbicara atau menilai performa Koeman karena itu bukan ranah saya," jelas Frenkie de Jong seperti dilaporkan Marca.

"Kami harus tetap bersatu dan berusaha keluar dari situasi ini. Kami hanya bisa keluar dari posisi ini dengan bekerja lebih keras dan bersatu sebagai tim yang solid."

Tak Semuanya Salah Koeman

Posisi pelatih Barcelona bisa dibilang adalah pekerjaan juru taktik tersulit saat ini. Selain tekanan yang besar, kondisi Barcelona pun sedang tidak prima.

Barcelona mengalami sejumlah masalah internal seperti krisis finansial. Selain itu, Barca masih dalam proses peralihan dari kepemimpinan Josep Maria Bartomeu ke Laporta.

Kepergian Lionel Messi tentu juga menjadi persoalan lain yang berada di luar kemampuan pelatih. Selain kehilangan Messi sebagai pemain terbaik, Barca juga tak punya pemimpin sekaliber La Pulga.

Selain itu, bursa transfer Barcelona pada musim panas kemarin juga tidak maksimal. Pergerakan Barca terbatas karena keuangan yang cekak.

Walhasil, atas apa yang terjadi saat ini, sulit membebankan semua kesalahan kepada Koeman. Sang pelatih tidak berdiri sendiri di balik hasil-hasil jeblok yang dituai Barca.