BolaSkor.com - PSSI masih membutuhkan waktu yang kemungkinan cukup lama untuk memenuhi permintaan manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, terkait empat pemain keturunan. Pasalnya, PSSI masih mempelajari dokumen keempat pemain keturunan tersebut, yakni Sandy Walsh, Jordi Amat, Kevin Diks, dan Mees Hilgers, sebelum menaturalisasi keempatnya menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Dengan begitu, PSSI mengindikasikan sulit keempaatnya mendapat status WNI dengan cepat untuk main di Piala AFF 2020. Meski Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Zainudin Amali, bakal membantu.

PSSI tak mau salah langkah terhadap kasus naturalisasi Marc Klok, yang ternyata tak bisa membuktikan memiliki keturunan Indonesia. Alhasil, Klok tidak dapat membela Timnas Indonesia, dan harus menunggu sampai tujuh bulan lagi. Sesuai Statuta FIFA Pasal 17 poin 2, pemain yang ingin pindah warga negara harus menetap minimal selama 5 tahun berturut-turut di negara tujuannya.

Baca Juga:

Kevin Diks dan Mees Hilgers, Dua Pemain Keturunan Lainnya Permintaan Shin Tae-yong

Menpora Siap Bantu 'Naturalisasi' 4 Pemain Keturunan Permintaan Shin Tae-yong, Asalkan...

"PSSI bergerak cepat memproses naturalisasi pemain yang punya darah Indonesia. Kami harus hati-hati melakukan hal tersebut, karena yang utama harus ada rekomendasi dari pelatih Shin Tae-yong," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, dikutip dari laman resmi PSSI.

"PSSI juga mengecek dokumen para pemain ini apakah benar punya darah Indonesia. Karena bila dokumen tidak ada atau tidak diakui FIFA bisa saja kasus Marc Klok terulang. Saat itu dia tidak bisa membuktikan bahwa dirinya keturunan Indonesia," tambah Yunus Nusi.

Sebelumnya, Shin Tae-yong meminta kepada PSSI agar memproses empat pemain keturunan Indonesia untuk menjadi WNI. Keempat pemain itu adalah Sandy Walsh, Jordi Amat, Kevin Diks, dan Mees Hilgers. Keempatnya diproyeksikan untuk membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2020.