BolaSkor.com - Melihat daftar pencetak gol Premier League musim 2019-20, terdapat tiga nama yang mencuri perhatian. Ketiga nama yang tidak ada yang mengira akan muncul di papan atas daftar pencetak gol meskipun Premier League baru berjalan empat laga.

Ketiga nama tersebut adalah Teemu Pukki, Tammy Abraham, dan Ashley Barnes. Dengan lima gol Pukki saat ini berada di urutan kedua puncak daftar menempel mesin gol Manchester City, Sergio Aguero yang mengoleksi enam gol.

Baca Juga:

5 Jebolan La Masia yang Tinggalkan Barcelona

5 Hal Menarik soal Wonderkid La Masia yang Direkrut PSG, Xavi Simons

Sedangkan penyerang muda Chelsea Tammy Abraham dan tombak Burnley Ashley Barnes hingga pekan keempat mengumpulkan empat gol.

Munculnya tiga nama, dua di antaranya dari tim yang bukan langganan papan atas tentu mengejutkan. Meski sejatinya hal seperti ini bukan tak pernah terjadi di Premier League.

Berikut empat penyerang yang pernah mengejutkan Premier League.

1. Jamie Vardy (Leicester City)

Pada 2012 silam, Jamie Vardy direkrut Leicester City dari klub non-league Fleetwood Town dengan mahar 1 juta poundsterling. Vardy ikut andil membawa Leicester promosi untuk tampil di Premier League pada 2014-15.

Pada musim pertamanya di Premier League, Vardy mencetak lima gol dari 34 penampilan. Namun semua berubah pada musim berikutnya. Vardy langsung tampil menggila dengan selalu mencetak gol dalam tujuh pertandingan beruntun yang merupakan rekor baru Premier League. Total Vardy mencetak 24 gol dari 36 laga di Premier League. Sumbangan golnya menjadi salah satu faktor sukses kejutan Leicester City menjadi kampiun Premier League.


2. Michu (Swansea City)

Setelah finis peringkat ke-11 di musim perdana Premier League pada 2011-12, Swansea City mendatangkan Miguel Perez Cuesta alias Michu untuk menghadapi musim 2012-13.

Keputusan Swansea menggaet Michu dari Rayo Vallecano terbukti tepat. Total 18 gol dibuat Michu di Premier League. Swansea pun bisa memperbaiki posisi menjadi peringkat kesembilan di akhir musim. Tidak hanya itu, Swansea pun berhasil meraih tiket Liga Europa usai menjuarai Piala Liga.


3. Wilfried Bony (Swansea City)

Tidak puas dengan sukses Michu, pada Juli 2013 Swansea City mendatangkan Wilfried Bony dengan banderol 12 juta pound, rekor transfer Swansea. Bony didatangkan setelah tampil luar biasa bersama Vitesse Arnhem. Bony merupakan pencetak gol terbanyak Eredivisie dengan 31 gol dan dia juga terpilih sebagai Pemain Terbaik Belanda kala itu.

Kedatangan Bony menjadi keberuntungan bagi Swansea. Pasalnya saat performa Michu terganggu akibat cedera. Pada musim pertamanya di Premier League, Bony mencetak 17 gol.


4. Charlie Austin (QPR)

Charlie Austin nyaris gagal tampil di Premier League jika Queens Park Rangers tidak mau mengambil risiko. Ya, pada Juli 2013, Burnley sepakat melepas Austin klub Premier League Hull City. Namun Hull batal merekrut karena Austin gagal lewat tes medis.

Selang sebulan kemudian Austin resmi bergabung dengan Queens Park Rangers, klub yang baru promosi ke Premier League. Bersama QPR Austin mampu bersinar. Total dia mencetak 18 gol dari 35 laga di Premier League. Sayang performa luar biasa Austin tak cukup menyelamatkan klubnya dari degradasi.