BolaSkor.com - AC Milan sangat dekat mengamankan penyerang Crotone, Junior Messias. Menurut laporan Calciomercato, Rossoneri dan Crotone sepakat dengan formula transfer pinajaman senilai 2,5 juta euro dan opsi tebus seharga 5,5 juta euro.

Junior Messias adalah pemain yang lahir di Brasil pada 30 tahun lalu. Karier profesionalnya lebih banyak dihabiskan di Italia. Berkat penampilan yang mencuri perhatian bersama Crotone, Milan pun memboyongnya sebagai opsi di lini serang bagi Stefano Pioli.

Baca Juga:

Hasil Laga Liga-liga Eropa: Milan Pesta Gol, Lionel Messi Debut di PSG

Legenda Bahas DNA Milan di Eropa, Analisis Persaingan Grup B

10 Fakta Menarik Hasil Undian Liga Champions, Persaingan Ketat di Grup B

Junior Messias

"Ya, kami mencapai kesepakatan. Negosiasi ditutup dengan peminjaman plus hak penebusan. Dia sangat senang. Anda akan melihat apa yang akan dilakukan Messias di Milan," terang presiden Crotone, Gianni Vrenna.

"Kami percaya dengan kualitasnya untuk melakukan operasi transfer seperti ini. Kami berharap dia akan berbicara di lapangan," paparnya.

"Sekarang dia berada di klub penting. Sebagai suporter Milan, saya memiliki kebahagiaan ganda di sini," tegas Gianni Vrenna.

Untuk lebih mengenal Junior Messias, BolaSkor mengumpulkan lima fakta menarik soal sang striker seperti di bawah ini:

Tua-Tua Keladi

Junior Messias baru merasakan atmosfer Serie A pada usia 29 tahun bersama Crotone. Sang striker mengemas sembilan gol dan empat assist selama musim 2020-2021.

Penolakan

Messias menuju Italia pada 2011 untuk bertemu saudaranya yang terlebih dahulu pergi satu tahun sebelumnya. Messias sempat melamar ke beberapa klub Serie D, tetapi mendapatkan penolakan karena dianggap tidak cukup baik.

Junior Messias

Jadi Tukang Angkut Barang

Tinggal di Barriera, pinggiran Turin, Messias sempat bekerja sebagai pengantar barang yang didominasi alat rumah tangga sembari bermain bola pada level amatir. Kemudian, ia kembali ke Brasil untuk bermain bersama Ideal dari Ipatinga.

Berutang Budi pada Ezio Rossi

Ezio Rossi adalah pelatih Messias ketika sama-sama di tim yang terdiri dari para pengungsi. Kemudian, ketika Rossi mendapatkan kepercayaan sebagai pelatih Casale pada musim 2015-2016, Messias dipasang sebagai penyerang. Ia membawa Casale promosi ke Serie D dan mendulang 21 gol dalam 32 laga.

Batu Sandungan

Messias sempat terbentus birokrasi sepak bola Italia. Sebab, ketika mau pindah ke Pro Vercelli klub Serie B tidak dizinkan mendatangkan pemain non-Uni Eropa yang pernah tampil di sepak bola amatir pada musim sebelumnya.