BolaSkor.com - Usai melalui lima laga beruntun tanpa pernah kalah di El Clasico di seluruh kompetisi, Real Madrid kembali 'menginjak bumi' ketika dibantai Barcelona di pekan 29 LaLiga, Senin (21/03) dini hari WIB.

Barcelona seakan bermain sebagai tim tuan rumah di Santiago Bernabeu. Dengan 60 persen penguasaan bola, 18 tendangan (10 tepat sasaran), empat gol tercipta dari dua gol Pierre-Emerick Aubameyang, serta satu gol Ronald Araujo dan Ferran Torres.

Real Madrid kalah 0-4. Kendati posisi mereka tak berubah dan masih ada di puncak klasemen, berjarak 12 poin dengan Barca di urutan tiga dan memiliki satu laga tunda, kekalahan dengan skor telak di Clasico akan selalu ada dalam catatan sejarah.

Baca Juga:

Hasil Pertandingan: Liverpool ke Semifinal, Barcelona Bantai Real Madrid

7 Fakta Menarik dari Kedigdayaan Barcelona di Kandang Madrid

Mengenal Miedo Escenico: Ketika Santiago Bernabeu Bikin Lawan Demam Panggung

Bukan kali ini saja Los Blancos menelan kekalahan dengan skor besar atau kalah telak. BolaSkor.com telah merangkum lima laga lainnya ketika Real Madrid kalah dengan skor telak lawan rival bebuyutan tersebut.

1. Barcelona 5-0 Real Madrid (1994)

Sejak dibentuk pada 1899 dua sosok dari Belanda, Rinus Michels dan Johan Cruyff, menanamkan filosofi yang sudah mendarah daging di Barcelona saat ini. Filosofi itu adalah total football yang terus diajarkan dari La Masia dan berlanjut ke tim utama Barca (menjadi DNA klub).

Pada 1 September 1994 Cruyff memperlihatkan permainan itu kala Barcelona menang 5-0 atas Madrid besutan Benito Floro. Romario menorehkan hat-trick gol yang diikuti gol Ronald Koeman dan Ivan Iglesias. Barca bermain dengan taktik 3-1-3-1-2.

2. Real Madrid 2-6 Barcelona (2009)

2 Mei 2009, Santiago Bernabeu menjadi 'kuburan' bagi Real Madrid kala menjamu Barcelona. Keunggulan Madrid dari gol Gonzalo Higuain di menit 14 hanya menunda kekalahan parah tuan rumah.

Pasca gol itu Barca mengamuk dan langsung unggul 3-1 dari gol Thierry Henry, Carles Puyol, dan Lionel Messi, yang sempat diperkecil Sergio Ramos di babak kedua.

Namun Barca memastikan kemenangan dengan skor meyakinkan 6-2 dari gol tambahan Henry, Messi, dan Gerard Pique. Laga itu menjadi ajang mahakarya dari kejeniusan Pep Guardiola dan Madrid dilatih Juande Ramos.

3. Barcelona 5-0 Real Madrid (2010)

Setelah Juande Ramos, setahun kemudian giliran Jose Mourinho yang menjadi korban keganasan permainan tiki-taka Barcelona ala Pep Guardiola. Pada 29 November 2010 Barcelona menang 5-0 di Camp Nou atas Madrid.

Lionel Messi tak mencetak gol, tetapi Madrid sudah unggul 2-0 di babak pertama dari gol Xavi dan Pedro. Dominasi itu berlanjut di babak kedua dengan tiga gol dari David Villa (dua gol) dan Jeffren. Parahnya lagi, Sergio Ramos dikartumerah dan Cristiano Ronaldo tak berkutik menghadapi Carles Puyol dkk.

4. Real Madrid 0-4 Barcelona (2015)

Real Madrid sedang memasuki periode transisi di bawah arahan Rafael Benitez dan tim sulit memahami gaya sepak bola yang ingin coba diterapkannya. Tak ayal pembantaian terjadi di Santiago Bernabeu.

Madrid kalah 0-4 dari Barcelona besutan Luis Enrique yang mencetak gol dari dua gol Luis Suarez, Neymar, dan Andres Iniesta. Parahnya lagi Isco juga menerima kartu merah di menit 84. Benitez dipecat di tengah musim kala itu.

5. Barcelona 5-1 Real Madrid (2018)

Pembantaian terakhir Madrid sebelum kemenangan 4-0 di Santiago Bernabeu oleh Barca arahan Xavi. Pada 28 Oktober 2018 Barcelona besutan Ernesto Valverde mengamuk di Camp Nou melawan Madrid arahan Julen Lopetegui.

Madrid masih belum memahami filosofi sepak bola Lopetegui dan kalah 1-5. Gol Madrid dicetak Marcelo, sementara lima gol Barca lahir dari hat-trick gol Luis Suarez, serta masing-masing gol dari Philippe Coutinho dan Arturo Vidal. Lopetegui juga dipecat di tengah bergulirnya musim 2018-2019.