BolaSkor.com - Sejak regulasi pemain asing diperbolehkan membela klub tanah air di kompetisi Indonesia, banyak klub yang berlomba-lomba mencari pemain asing berkualitas.

Begitu juga PSIS Semarang memanfaatkan peluang itu dan mendatangkan pemain impor berkelas. Selain mendongkrak permainan tim, penggawa asing juga sebagai magnet untuk menarik penonton dan pecinta PSIS agar lebih banyak datang ke stadion ketika pertandingan.

Mulai dari tahun 1994 hingga sekarang, banyak pemain asing yang pernah singgah dan membela skuat berlambang Tugu Muda ini. Namun hanya beberapa nama legiun asing yang masih membekas dan tetap diingat pecinta dan suporter PSIS hingga saat ini.

Baca Juga:

6 Penyerang yang Sulit Dihadapi Versi Hamka Hamzah

5 Pemain Asing Terbaik Persebaya Surabaya Sepanjang Sejarah

1. Julio Lopez

Julio Lopez
Julio Lopez. (Istimewa)



Menempati pos striker, pemain asal Chili ini didatangkan oleh PSIS pada musim 2002, dan menjadi yang pertama kalinya mencoba peruntungan di Indonesia. Julio Lopez langsung nyetel dan tampil maksimal dengan torehan 16 gol dari 25 penampilannya di Divisi Utama Liga Indonesia 2002. Dengan jumlah gol tersebut, Julio Lopez menjadi pemain asing dengan gol terbanyak dalam satu musim.

Berperawakan gempal membuat Julio Lopez kuat dalam perebutan bola dengan pemain belakang lawan. Hal ini yang membuat pemain kelahiran 4 November 1978 tersebut selalu dielu elukan oleh pecinta dan pendukung PSIS dalam setiap laga.

2. Emanuel De Porras

Emanuel De Porras
Emanuel De Porras. (Istimewa)



Emanuel De Porras pertama kali berkiprah di sepak bola tanah air dengan membela Persija pada tahun 2004. Setelah itu musim 2005 berkaos PSIS dan menjadi idola pada waktu itu. Menempati pos bomber, pemain kelahiran Argentina 16 Oktober 1981 menjadi striker yang menakutkan di depan gawang lawan. Terbukti musim 2005 dan 2006 pemain yang biasa dipanggil Cachi ini melesakkan 23 gol bersama PSIS.

Meski Emanuel De Porras telah membela banyak klub baik di Indonesia dan negara lain, namun diakui PSIS penuh kenangan tersendiri selama karirnya di sepakbola profesional. Selain rasa kekeluargaan yang erat di tim, suporter dan pecinta PSIS sangat fanatik ketika mendukung skuatnya bertanding.

3. Addison Alves

Bisa dibilang PSIS merupakan tim yang jeli mendatangkan pemain asing baru. Sebelumnya ada nama Julio Lopez pada musim 2002 yang langsung moncer bersama PSIS. Begitu pula pada musim 2013, skuat Mahesa Jenar sukses mendatangkan striker asal Brasil Addison Alves.

Striker kelahiran 20 Maret 1981 ini sebelumnya membela klub Spanyol, Coruxo FC. Dimainkan sebanyak 15 kali di PSIS, Addison mencetak sebanyak 9 gol, dan disebut sebagai salah satu penyerang berbahaya kala itu. Sayangnya pada musim 2014, Addison lebih memilih tim lain yaitu Persela Lamongan. Meski demikian penampilannya tetap membuat decak kagum dan selalu diingat pendukung PSIS.

4. Joao Carlos

Joao Carlos merupakan pemain asal Brasil yang berkaos PSIS musim 2007. Menempati gelandang, pemain yang biasa dipanggil Jo ini dijuluki Si Tukang Sihir. Maklum saja Jo yang kelahiran 10 Juni 1975 ini selalu memamerkan kualitasnya dalam mengolah kulit bundar, ibarat bisa menyihir bola.

Berperan sebagai playmaker di skuat Mahesa Jenar, umpan akurat Joao Carlos memanjakkan striker pada waktu itu. Selalu menjadi pilihan utama di PSIS, Jo tampil sebanyak 14 kali dan mencetak empat gol untuk tim.

5. Bruno Silva

Bruno Lopes
Bruno Silv (kiri). (BolaSkor.com/Ahmad Rizal)

Bruno Silva bisa jadi yang paling dielu elukan saat ini. Striker asal Brasil berkepala plontos ini menjadi idola baru PSIS tahun ini. Datang pertama kali tahun 2018, Bruno sempat diragukan kualitas dan permainannya. Maklum saja bomber kelahiran 14 April 1991 ini baru pertama kalinya berkiprah di Indonesia dan berkaos PSIS.

Namun kemampuannya dan kecerdasaanya dalam bermain bola patut diacungi jempol. Selain bisa mencetak gol melalui open play, pemilik nomor punggung 91 ini juga melesakan gol melalui set piece.

Dalam musim 2018 Bruno Silva bermain 31 laga dengan mencetak 16 gol untuk PSIS, dan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak di PSIS. Musim 2019 dia datang membela di putaran kedua dan mencetak 4 gol dalam 14 laga. Musim 2020 ini sudah melesakkan dua gol dari dua laga yang dilakoni bersama PSIS. (Laporan Kontributor Ahmad Rizal/ Semarang)