BolaSkor.com - PSSI tetap mempercayakan Shin Tae-yong untuk melatih Timnas Indonesia sampai kontraknya berakhir pada 2023. Hal ini ditegaskan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi.

Sebelumnya, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Haruna Soemitro, mengungkapkan komunikasi PSSI dengan Shin Tae-yong tidak baik-baik saja. Bahkan, ia menyebut Shin Tae-yong tersinggung saat dikritik saat rapat evaluasi Timnas Indonesia.

Menurutnya, ada masalah komunikasi antara penerjemah Shin Tae-yong tidak menangkap maksud Exco PSSI, atau memang Shin Tae-yong mengerti maksudnya namun tak bisa menyampaikan balasannya. Hal ini diungkapkan oleh Haruna Soemitro saat wawancara khusus di podcast JPNN.com.

Kritik Haruna terjadi saat evaluasi terhadap kinerja pelatih asal Korea Selatan itu dalam rapat internal yang dihadiri Ketum PSSI Mochamad Iriawan, Waketum Iwan Budianto, Sekjen Yunus Nusi, Wasekjen Maaike Ira Puspita, Exco Endri Erawan, Vivin Sungkono, dan Direktur Teknik Indra Sjafri.

‘’Tidak penting itu sebuah proses. Yang paling penting adalah hasil. Apapun latihannya kalau tidak juara, ya belum dikatakan juara. Indonesia sudah enam kali masuk final Piala AFF. Kalau sekarang tetap runner-up, ya bukan prestasi,’’ demikian kritik Haruna soal hasil di Piala AFF 2020.

Baca Juga:

Ketum PSSI Bantah Ada 'Deadlock' dalam Komunikasi dengan Shin Tae-yong

Ketum PSSI Beri Bocoran Skuat Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Lebih lanjut, Yunus Nusi mengatakan, Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, memahami dan memaklumi jika dalam diskusi internal sering terjadi pedebatan. Hal itu biasa terjadi dalam sebuah organisasi.

‘’Lebih baik debat sengit di dalam untuk menghasilkan keputusan yang berkualitas. Akan tetapi, setelah diskusi, keputusan tetap berada di ketua umum dan komite eksekutif,’’ ujar Yunus Nusi, dalam rilis PSSI yang diterima BolaSkor.com.

‘’Ketua umum memahami dan memaklumi pendapat dalam sebuah diskusi di internal PSSI tentang Timnas Indonesia, baik itu diskusi menyangkut hasil Piala AFF 2020, naturalisasi, jadwal Timnas. Bahkan apakah penting PSSI akan mengambil posisi sebagai tuan rumah dalam event 2022, baik itu Piala AFF maupun kualifikasi Piala Asia Juni 2022. Namun demikian, dalam diskusi dan rapat di internal PSSI, semua tetap menghargai sebuah keputusan yang bersifat kolektif kolegial."

"Keputusan kolektif kolegial PSSI itu antara lain tetap memberikan kepercayaan kepada Shin Tae-yong hingga 2023 sesuai kontrak. Bahkan tidak menutup kemungkinan untuk memperpanjang kontrak jika performa Timnas terus meningkat," tambah Yunus Nusi.

Shin Tae-yong dan Haruna Soemitro
Anggota Exco PSSI Haruna Somitro dan Shin Tae-yong. (PSSI

Yunus juga menyinggung soal rencana naturalisasi terhadap 4 pemain yang memiliki darah Indonesia. PSSI saat ini menugaskan anggota Exco, Hasani Abdulgani untuk menindaklanjuti rencana ini.

‘’Program naturalisasi ini berbeda dengan di zaman Cristian Gonzales, Greg Nwokolo, Victor Igbonefo, Beto Gonzalves dll. Sekarang murni yang memiliki darah Indonesia. Program naturalisasi juga keinginan dari STY (Shin Tae-yong),’’ imbuh mantan Ketua Asprov Kalimantan Timur itu.