BolaSkor.com - Kiper Liverpool, Adrian, menjadi kambing hitam setelah kalah 2-3 dari Atletico Madrid pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2019-2020, di Stadion Anfield, Kamis (12/3) dini hari WIB. Adrian melakukan kesalahan seperti yang sebelumnya dilakukan kiper The Reds terdahulu, Loris Karius.

Liverpool berada di atas angin usai unggul dua gol berkat aksi Georginio Wijnaldum (43') dan Roberto Firmino (94'). Pada saat itu, Liverpool unggul agregat 2-1. Akan tetapi, dua gol Marcos Llorente pada menit ke-97 dan menit ke-105+1 membuat keadaan berbalik.

Baca juga:

Hasil Pertandingan Liga Champions: Liverpool Disingkirkan Atletico Madrid, PSG Melenggang

Anfield, Pemain Ke-12 Liverpool yang Tidak Pernah Mengecewakan

Liverpool Ingin Jadikan Atletico Madrid Senasib dengan Barcelona

Adrian

Dua gol Llorente itu dihasilkan melalui proses yang mirip yakni tendangan dari luar kotak penalti. Beberapa pihak menilai, seharusnya Adrian bisa menepis tendangan yang dilepaskan Llorente.

Tak pelak, Adrian mendapatkan banyak kritik. Aksi Adrian di bawah mistar gawang dinilai tidak cukup baik. Apalagi, kiper 33 tahun itu dibandingkan dengan penjaga gawang utama Liverpool, Alisson, yang sedang mengalami cedera.

Opta Joe mengabarkan, sejak musim 2017-2018 di Liga Champions, Liverpool adalah tim dengan kesalahan penjaga gawang terbanyak yang berujung menjadi gol. Perinciannya, Adrian melakukan satu kesalahan, sedangkan Karius tiga kesalahan.

Meski demikian, Jurgen Klopp tidak ingin membuat Adrian tertekan. Sang manajer mengaku puas dengan aksi kiper asal Spanyol itu.

"Dia laki-laki dan tahu bagaiama keadaannya. Kami tidak akan menyalahkannya. Akan sangat menyenangkan jika Anda tetap menghormati," ungkap Klopp seperti dikabarkan Guardian.

"Dia tidak ingin melakukan itu. Dia menyelamatkan kami dalam banyak momen ketika bermain. Sebab, ketika berada di sini, dia memiliki penampilan yang luar biasa."

"Gol itu tidak akan membantu, namun begitulah adanya. Jika kehilangan pertandingan, Anda selalu kalah karena alasan berbeda," jelas Klopp.

Jurgen Klopp menilai, Adrian tidak akan membutuhkan waktu untuk bangkit kembali. Sebab, Klopp merasa Adrian adalah pemain yang telah dewasa dan bisa menyelesaikan masalah sendiri.