BolaSkor.com - Liverpool kembali menelan kekalahan di Anfield. Pada pekan 29 Premier League melawan Chelsea, Jumat (05/03) dini hari WIB, The Reds kalah 0-1 dari gol tunggal yang dicetak Mason Mount (42').

Liverpool mendominasi jalannya pertandingan dengan 55 persen penguasaan bola berbanding 45 persen Chelsea. Tapi dari tujuh percobaan tendangan hanya satu yang tepat sasaran dan tidak menguji Edouard Mendy.

Jurgen Klopp menilai kekalahan dari Chelsea itu sebagai pukulan telak dan meminta Liverpool untuk segera kembali ke laju kemenangan.

Baca Juga:

Leg Kedua 16 Besar Liga Champions, Liverpool Pindah Kandang

Dua Dampak kepada Liverpool jika Tak Lolos Liga Champions

Liverpool Vs Chelsea, Perbedaan Mencolok Tuchel dengan Klopp

Gol Mason Mount jadi pembeda pertandingan Liverpool vs Chelsea

"Kualitas individu Mason Mount pada saat itu membuat perbedaan. Itu adalah pertandingan yang ketat, permainan yang intens. Kedua tim banyak berinvestasi. Itu cukup banyak," tutur Klopp kepada Sky Sports.

"Mereka memiliki gol yang mereka cetak offside. Di babak kedua terjadi serangan balik, kami menghadapi lebih banyak situasi, yang hebat dengan Sadio Mane dan situasi lain di mana kami tidak mencetak gol."

"Anda harus bertahan secara berbeda dan kami tidak melakukannya dengan baik di sana. Ada banyak hal di luar sana yang harus Anda pertimbangkan."

"Pada akhirnya, kami kebobolan satu gol, kami membuat kesalahan di sana, yang lain offside dan Anda bisa mengatakan itu adalah pertahanan yang bagus tetapi dengan semua penguasaan bola yang kami miliki Anda perlu memiliki lebih banyak peluang."

"Semuanya sangat bagus sampai umpan terakhir. Sayangnya kami tidak bisa mengatakan itu hanya di laga kandang. Ini bukan tentang Anfield atau apapun, ini secara umum, terlalu sering."

"Pada saat-saat yang menentukan, kami harus meningkat. Kami harus menunjukkan kualitas kami saat ini dan kami tidak cukup sering melakukannya. Hasil ini pukulan besar. Musim belum selesai. Kami harus memenangkan pertandingan sepak bola," tegas Klopp.

Bertambahnya Catatan Negatif Liverpool di Anfield

Liverpool benar-benar merasakan dampak kehilangan magis 'pemain ke-12' di Anfield. Tak ada penonton karena pandemi virus corona. Itu bisa dilihat dari rekor negatif yang dicatatkan Liverpool musim ini di Anfield.

Untuk kali pertama dalam sejarah berdirinya klub Liverpool menelan lima kekalahan beruntun di Anfield pada ajang Premier League, atau divisi teratas sepak bola Inggris. Mereka juga jadi juara bertahan yang memiliki catatan itu.

Kini Liverpool melalui tujuh laga tanpa pernah menang di Anfield, imbang kontra West Brom dan Manchester United sebelum kalah dari Burnley, Brighton, Man City, Everton, dan Chelsea.

Merseyside Merah juga meraih 10 poin dari kemungkinan 33 poin yang dapat diraih pada 2021. Hanya ada tiga tiga yang meraih poin lebih rendah dari mereka yakni West Brom, Newcastle United, dan Southampton.

Liverpool saat ini ada di urutan tujuh klasemen dengan raihan 43 poin dari 27 laga, terpaut empat poin dari Chelsea yang ada di peringkat empat klasemen.