BolaSkor.com - Kejutan perpindahan pembalap tidak hanya hanya terjadi di MotoGP, tapi juga Kejuaraan Dunia Balap Mobil Formula: F1.

Bagaimana tidak, paddock F1 dikagetkan dengan keputusan tim Red Bull Racing mendepak Pierre Gasly saat musim 2019 baru menggelar 12 putaran.

Menariknya sebagai pengganti Gasly, Red Bull mengorbitkan pembalap tim satelit mereka: Scuderia Toro Rosso, Alexander Albon.

Baca Juga:

Bos F1 Dukung Max Verstappen Kalahkan Valtteri Bottas untuk Jadi Runner-up F1 2019

Lewis Hamilton Yakin Tantangan dari Red Bull dan Ferrari Bakal Lebih Berat ke Depannya

Albon yang memiliki darah Thailand, bakal memulai petualangannya di Red Bull sebagai rekan setim Max Verstappen pada lomba putaran 13 F1 2019 di Sirkuit Spa Francorchamps, Belgia, 1 September.

"Alexander Albon dipromosikan ke tim untuk berlomba bersama Max. Pada saat sama, Pierre kembali ke tim satelit Red Bull, Scuderia Toro Rosso," tulis keterangan resmi dari tim Red Bull.

Keputusan ini diambil setelah Gasly kesulitan menandingi kecepatan rekan setimnya, Verstappen. Sejauh ini, Gasly baru mengumpulkan 63 poin dengan hasil terbaik finis keempat GP Inggris.

Sebagai perbandingan, Verstappen sukses merasakan dua kemenangan pada lima lomba terakhir dan sedang bercokol di urutan tiga klasemen lewat torehan 181 poin.

Albon sendiri tampil impresif bersama Toro Rosso pada musim debutnya di F1. Meski bukan mengendarai mobil tim papan atas, ia lima kali finis zona poin dengan hasil terbaik fiinis keenam di GP Jerman.

"Red Bull memang punya posisi unik karena memiliki empat pembalap F1 bertalenta yang terikat kontrak. Sehingga kami bisa merotasi mereka antara tim Red Bull dan Toro Rosso," lanjut keterangan tim Red Bull.

Dalam keterangan ini, juga tertulis pihak Red Bull bakal mengevaluasi performa Albon pada semmbilan lomba tersisa F1 2019. Jika dinilai sukses, ia bisa dipertahankan tim untuk musim 2020.*