BolaSkor.com - Tim pelatih Bali United memiliki peraturan yang cukup unik selama pemain melakukan latihan di rumah. Tim pelatih akan memberikan denda jika berat badan pemain bertambah ketika menjalani latihan dari rumah.

Bali United sudah menjalani isolasi sejak 15 Maret lalu. Seiring dengan berkembangnya wabah Virus Corona (COVID-19) yang sudah semakin mengkhawatirkan, manajemen Bali United memberikan libur tambahan kepada para pemainnya.

Kendati demikian, pelatih fisik Bali United, Yogi Nugraha mengaku sudah memberikan beberapa program kepada para pemain selama menjalani latihan di rumah. Salah satu fokusnya yang ia berikan adalah kondisi fisik yang harus tetap terjaga.

Baca Juga:

Cegah Stres Jadi Alasan Persib Tetap Latihan di Tengah Pandemi Virus Corona

Ketersediaan Lapangan Jadi Masalah Besar bagi Arema FC Jalankan Program Latihan di Tengah Pandemi

"Kami dari tim pelatih memberikan banyak program kepada pemain. Mereka harus bisa melakukan program tersebut. Tapi yang terpenting ialah menjaga kesehatan," ujar Yogi ketika dihubungi oleh BolaSkor.com.

Mantan pelatih fisik Persija Jakarta ini menambahkan nantinya setelah tim berkumpul kembali akan ada pengecekan kepada para pemain. Jika ada yang tidak sesuai pemain-pemain tersebut akan didenda.

"Nantinya setelah kumpul kami akan lakukan tiga cek kepada pemain. Pertama cek kesehatan, kedua cek kebugaran, dan ketika cek berat badan. Khusus poin ketiga jika pemain naik satu ons akan didenda 100 ribu, dan jika naik 1 Kg, pemain akan didenda 1,5 juta," tutup Yogi.