BolaSkor.com - Persaingan antara Barcelona dan Manchester United berpeluang tersaji pada bursa transfer musim dingin mendatang. Kedua raksasa Eropa itu ternyata punya satu target yang sama untuk dibidik.

Bursa transfer musim dingin memang baru akan dibuka lebih dari tiga bulan lagi. Namun sejumlah klub tampak mulai melakukan manuver untuk mendapatkan pemain incaran.

Barcelona dan Manchester United diketahui berencana mendatangkan satu bek kanan anyar pada Januari mendatang. Posisi ini memang masih menjadi titik lemah kedua tim.

Baca Juga:

Marco Asensio Galau Ditanya Peluang Tinggalkan Madrid untuk Gabung Barcelona

Martin Braithwaite Buka-bukaan soal Perlakuan Kejam Barcelona kepada Pemain

Berpotensi Membelot ke Barcelona, Marcos Asensio Berusaha Fokus untuk Real Madrid

Barcelona memang tak sempat mendatangkan bek kanan anyar usai melepas Sergino Dest pada musim panas lalu. Sebagai gantinya, Jules Kounde yang juga baru didatangkan kerap mengisi posisi tersebut meski aslinya merupakan bek tengah.

Sementara Manchester United juga gagal mendatangkan bek kanan baru untuk menjadi pesaing Diogo Dalot. Uniknya, Setan Merah sempat ditawari Dest oleh Barcelona.

Kini kelemahan tersebut akan coba dibenahi kedua klub pada musim dingin mendatang. Menariknya, Barcelona dan Manchester United sama-sama membidik Vanderson.

Vanderson merupakan bek kanan muda milik AS Monaco. Pemain berusia 21 tahun itu sebenarnya juga baru didatangkan klub Prancis tersebut pada Januari tahun lalu.

Dalam waktu singkat, Vanderson mampu menunjukkan kualitasnya. Ia tercatat sudah membukukan dua gol dan tiga assist dari 33 laga bersama Monaco.

Meski begitu, Monaco tidak akan membiarkan Vanderson pergi begitu saja. Banderol tinggi sekitar 60 juta euro siap dipasang untuk membuat Barcelona dan Manchester United mundur teratur.

Usaha Barcelona dan Manchester United untuk mendatangkan Vanderson akan semakin berat dengan munculnya Newcastle United sebagai pesaing lain. The Magpies kini punya dana tak terbatas usai diakuisisi oleh pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman.