BolaSkor.com - Satu laga besar di perempat final Liga Champions 2019-20 antara Barcelona melawan Bayern Munchen akan dihelat di Estadio da Luiz, Sabtu (15/08) pukul 02.00 dini hari WIB. Keduanya sama-sama favorit juara.

Selain itu Bayern dan Barca menjadi tim-tim di delapan besar saat ini yang sudah pernah memenangi Liga Champions. Sisa tim lainnya: Manchester City, PSG (Paris Saint-Germain), Atalanta, RB Leipzig, Atletico Madrid, dan Olympique Lyonnais belum pernah menjuarai titel Liga Champions.

Bermain di satu laga tanpa ada leg satu-dua di laga kandang-tandang membuat kans kedua tim lolos ke semifinal sama kuat 50-50. Kendati demikian menilik performa kedua tim di penghujung musim 2019-20, Bayern diunggulkan.

Baca Juga:

Potensi Juara Baru di Liga Champions 2019-20

Jumpa Barcelona, Bayern Munchen Justru Diselimuti Rasa Percaya Diri

Barcelona dan Lionel Messi Kompak Ukir Rekor Baru

Bayern Munchen

Bayern sudah memenangi titel Bundesliga dan DFB Pokal serta memiliki peluang menutup musim dengan treble winners. Sementara Barcelona gagal mempertahankan titel LaLiga dan kalah dari rival bebuyutan, Real Madrid.

Bayern menyingkirkan Chelsea dengan agregat gol 7-1 di 16 besar Liga Champions, sedangkan Barcelona mengalahkan Napoli dengan total agregat gol 4-2. Menjelang laga tersebut Quique Setien, pelatih Barca telah menyiapkan taktik khusus.

Menurut informasi yang dimuat Sport-English Setien berpotensi mengubah taktik timnya menjadi 4-4-2 dari taktik andalan 4-3-3. Setien disinyalir menyadari timnya selalu menemui kesulitan melawan tim yang memainkan high pressing (menekan tinggi dan agresif).

Tak ayal taktik 4-4-2 yang pernah diterapkan Ernesto Valverde akan coba diterapkan Setien kontra Bayern. Lionel Messi dibiarkan bergerak bebas di belakang Luis Suarez, sementara lini tengah kompak untuk mengimbangi lini tengah Bayern arahan Hans-Dieter Flick.

Setien pernah menggunakan taktik itu melawan Real Madrid dan Atletico Madrid. Pertahanan Barca memang lebih solid, namun Barca juga kesulitan mengembangkan permainan dengan taktik itu.

Menghadapi Robert Lewandowski yang telah mencetak 53 gol di seluruh kompetisi lini belakang Barca tak bisa lengah. Belum lagi ada pemain lainnya yang berbahaya seperti Thomas Muller, Ivan Perisic, Serge Gnabry, Kingsley Coman, dan Leon Goretzka, plus pemain pinjaman Barca, Philippe Coutinho.