BolaSkor.com - Direktur French Open, Guy Forget, mengaku belajar dari pengalamannya pada penyelenggaraan 2020. Forget mengaku tidak akan sembarangan menggeser jadwal pada masa depan.

French Open 2020 mengalami pergeseran jadwal karena pandemi virus corona. Sayangnya penggeseran tersebut membuat Federasi Tenis Prancis (FFT) menuai kritik.

Kritik diberikan karena FFT memindahkan secara sepihak French Open. Mereka tidak berkonsultasi dengan pihak lain sebelum menggeser jadwal.

Baca Juga:

Rafael Nadal, Real Madrid, dan Alasan Jadi Petenis

Berjaya di Roland Garros, Nadal Kini Koleksi 100 Kemenangan dan 20 Trofi Grand Slam

Forget mengatakan hal itu tidak akan terulang pada masa depan. Meski membuka peluang French Open 2021 bergeser jadwal, kali ini semua pihak akan dilibatkan.

"Misal apa yang terjadi tahun depan sama, kami mungkin akan kembali menggeser French Open. Namun, ATP dan WTA akan menjadi orang pertama yang kami ajak bicara," ujar Forget.

"Saya tahu kami dikritik karena mengubah tanggal di Roland Garros. Kami membuat beberapa orang marah dan sejumlah pemain terkejut. Positifnya, kini mereka mengatakan hal itu tepat."

"Sekarang mereka sangat mendukung. Jika situasi sama terjadi lagi tahun depan, kami membayangkan bakal memundurkan French Open 2021," Forget melanjutkan.

French Open 2020 berlangsung tanpa kejutan. Raja tanah liat, Rafael Nadal, keluar sebagai pemenang untuk ke-13 kalinya di Lapangan Roland Garros.