BolaSkor.com - Pelatih tim nasional basket Indonesia, Wahyu Widayat Jati, tak memungkiri kemampuan Maxie Esho sangat dibutuhkan tim Garuda. Namun, pebasket asal Amerikat Serikat itu dinilai terlalu banyak bermain di area wing.

Perbasi berencana menaturalisasi Esho. Penggawa CLS Knights Indonesia itu diharapkan bisa membantu tim nasional basket Indonesia pada SEA Games 2019.

Secara tinggi badan, Esho sudah sesuai kriteria. Akan tetapi, pelatih yang akrab disapa Cacing itu meminta Esho lebih banyak bermain di paint area.

Baca Juga:

Lakers Tunjuk Eks Pacers Sebagai Pelatih Anyar

Potensi Reuni Kyrie Irving dan LeBron James di Lakers

"Maxie pemain bagus, pertama dia ada size. Namun, dia paling banyak main di wing. Cuma saya pikir ya kami harus maksimalkan," ujar Cacing.

Saat ini, proses naturaliasi Esho masih terkendala administrasi. MVP final ABL 2018/2019 juga masih berada di Hong Kong untuk mengikuti turnamen.

Bagi Cacing, hal itu tak menjadi masalah. Andai Maxie Esho bergabung menjelang SEA Games 2019 bergulir, Cacing yakin sang pemain sudah bisa langsung beradaptasi.

"Pemain asing sudah tahu tugas dan tanggung jawab. Saya minta juga kepada mereka (Perbasi) untuk mencari pebasket asing berposisi big man, karena kita kurang di sana," tutur Cacing.