BolaSkor.com - Pelatih FC Porto Sergio Conceiao mewaspadai lawan timnya di perempat final Liga Champions, Chelsea. Conceiao menilai The Blues akan semakin berbahaya usai kalah telak 2-5 dari West Bromwich Albion.

Rentetan laga tak pernah kalah Chelsea di bawah arahan Thomas Tuchel berakhir dalam lanjutan laga Premier League. West Brom yang notabene ada di papan bawah klasemen menang telak 5-2 atas Chelsea.

Porto akan menjamu Chelsea di markas sementara Ramon Sanchez Pizjuan, Kamis (08/04) pukul 02.00 dini hari WIB. Jelang laga itu Conceiao sudah memeringati timnya agar tak meremehkan Chelsea meski baru kalah dari West Brom.

Baca Juga:

Prediksi Porto Vs Chelsea: The Blues Pantang Anggap Remeh

Nostalgia - Comeback Dramatis Chelsea Kontra Porto di Liga Champions

Chelsea 2-5 West Brom: Tim Guram Hadirkan Kekalahan Perdana untuk Tuchel

Sergio Conceiao

"Anda tahu bahwa Thiago Silva dikeluarkan dari lapangan pada babak pertama dan bahwa permainan memiliki arah yang berbeda (laga Chelsea melawan West Brom)," tutur Conceiao dikutip dari Goal.

"Chelsea hingga pertandingan terakhir ini sangat kompeten, mereka tidak pernah kalah di Liga Champions, mereka memiliki pertahanan terbaik kedua di Liga Champions dan juga di Premier League."

“Mereka adalah tim yang kompeten, dan ketika kekalahan ini terjadi, itu berfungsi sebagai peringatan."

“Jika Anda menginginkan pendapat saya, saya lebih suka mereka memenangkan pertandingan terakhir. Karena situasi ini membuat sirene berbunyi dan membuat semua orang lebih waspada, lebih waspada terhadap bahaya, dan sejujurnya saya tidak terlalu menyukai kekalahan ini," imbuh dia.

Low block Porto

Juventus menjadi korban kengototan bermain Porto di 16 besar. Porto memainkan low block (bertahan rendah) lalu kemudian melancarkan serangan balik yang berbahaya dan cepat. Taktik itu efisien melawan Juventus.

Menghadapi Chelsea yang juga mendominasi penguasaan bola permainan Porto itu juga berbahaya. Conceiao berharap permainan timnya bisa kolektif menghadapi skuad mahal Chelsea.

“Kami tidak akan berpikir bahwa Evanilson adalah pemain termahal dengan delapan juta euro, dan pemain termahal di Chelsea adalah (Kai) Havertz, dengan 80 juta euro," imbuh Conceicao.

"Di lapangan itu 11 lawan 11, dengan strategi yang ditentukan sesuai dengan ide permainan masing-masing tim."

“Mungkin ada satu atau beberapa varian permainan untuk menghadapi lawan ini secara khusus, tapi dari situ tidak ada yang mustahil. Semuanya mungkin," tegas Conceiao.