BolaSkor.com - Davide Brivio merupakan salah satu wajah yang sukses membesarkan nama Suzuki Ecstar. Dia juga mengakui bahwa Suzuki sukses karena keterbukaan yang besar di dalam tim.

Brivio menceritakan, ketika dia datang, semua orang di dalam tim memiliki rasa keterbukaan yang besar. Tidak ada yang sungkan dalam memberi saran satu sama lain.

Baca Juga:

Dengan Motor Yamaha, Rossi Tak Bisa Melesat di Lintasan Lurus

Andrea Dovizioso Menunggu Telepon dari Honda

Ketika satu orang bersuara, yang lainnya juga mendengarkan serta memberi apresiasi. Hal kecil seperti ini justru yang berdampak besar terhadap kesuksesan tim balap.

Bahkan Brivio juga mengaku saat pertama kali tiba, ia melihat tim inii sama seperti Yamaha 15 tahun sebelumnya. Ini terkait banyaknya orang yang terlibat dalam tim, sehingga sulit untuk menganalisis masalah dan itu menyebabkan kebingungan.

"Ketika saya datang ke Suzuki, itu mirip dengan Yamaha 15 atau 20 tahun lalu dalam hal keterbukaan. Mereka mencoba menemukan cara untuk menang, menjadi sukses," ujar Brivio dikutip dari Motorsport Total.

"Jadi pada saat itu mungkin merupakan bidang yang sangat terbuka untuk mengembangkan hubungan kerja yang baik. Mereka pandai mendengarkan dan mendiskusikan berbagai hal bersama. Jadi perjalanan yang menyenangkan," lanjutnya.

Sayangnya, Brivio saat ini lebih memilih keluar dari Suzuki Ecstar. Ia memutuskan untuk hijrah ke kompetisi F1 untuk menjadi petinggi dari tim Alpine.

Keputusan ini memang berat, namun Brivio masih ingin menerima tantangan yang lebih besar dalam perjalanan kariernya di dunia balap profesional.


Penulis: Alexander Matthew