BolaSkor.com - Dele Alli mengungkapkan bahwa bekerja sama dengan Jose Mourinho adalah pengalaman yang tidak terlupakan. Alli menegaskan penampilannya yang melempem bukan karena The Special One.

Musim 2020-21 tidak berjalan sesuai rencana bagi Dele Alli. Gelandang yang sempat menjadi pilihan utama Gareth Southgate pada Piala Dunia 2018 bahkan tidak dibicarakan sebagai nama potensial untuk The Three Lions di Piala Eropa 2020.

Baca Juga:

Mantan Striker Lazio Ingatkan Fans Roma akan Sosok Jose Mourinho

Arsenal Tolak Tawaran AS Roma untuk Granit Xhaka

4 Pemain Roma yang Dirugikan dan Diuntungkan dengan Kedatangan Mourinho

Dalam 32 pertandingan Premier League yang dimainkan Tottenham Hotspur di bawah asuhan Jose Mourinho, Alli hanya berada di lapangan selama 233 menit. Sebagai perbandingan, dia bermain 385 menit dalam enam pertandingan liga yang ditangani pelatih interim Ryan Mason, usai Mourinho dipecat.

"Satu-satunya orang yang harus disalahkan adalah diri saya sendiri. Saya seharusnya tampil di level di mana sulit untuk tidak menempatkan saya di tim atau tidak memainkan saya. Saya tidak menyalahkan siapa pun kecuali diri saya sendiri," kata Alli dukutip dari Goal.

"Bekerja dengan Mourinho adalah pengalaman hebat dan saya belajar banyak darinya," tambahnya.

Kedatangan Nuno Espirito Santo yang akan menangani Spurs musim depan, membuat Alli ingin menunjukkan dan membuktikan bahwa dia dapat kembali ke level yang lebih baik.

"Nuno telah melakukan pekerjaan yang hebat di Wolves. Saya tidak sabar untuk berbicara dan bekerja dengannya. Dia adalah manajer yang hebat dan ini adalah saat-saat yang menyenangkan."

"Saya ingin menjadikan tahun ini adalah salah satu yang terbaik yang saya miliki. Banyak orang mengatakan saya perlu menemukan bentuk terbaik beberapa tahun yang lalu. Saya ingin melewati itu dan mencapai potensi penuh saya untuk menjadi pemain terbaik yang saya bisa," terang Dele Alli. (sav)