BolaSkor.com - Setiap Sabtu, terdapat lima orang dalam sebuah mobil keluarga. Di barisan paling depan, sang ibu menyanyikan lagu R&B sementara si nenek tidak mengerti apa yang dinyanyikan diiringi tawa dari cucu-cucunya.

Ritual yang mereka lakukan selama bertahun-tahun adalah pergi ke Lockwood Drive menuju restoran favorit mereka, Golden Corral. Keluarga itu selalu masuk ke restoran tersebut dengan ceria.

Sepulangnya dari restoran tersebut, nenek merawat anaknya yang terkena penyakit kanker. Penyakit yang sama yang dia derita selama bertahun-tahun, tetapi menyebar lebih cepat di sang anak.

Sementara itu, cucu-cucunya langsung pergi ke halaman belakang mereka. Di sana, ketiga cucu si nenek bermain basket dengan si bungsu selalu mengalahkan kakak-kakaknya.

Baca Juga:

Hasil Ronde 1 NBA Draft 2020: LaMelo Ball Batal Jadi First Pick

Hijrah ke Australia dan Karier Berliku LaMelo Ball

Anthony Edwards

Sampai akhirnya suatu malam si bungsu membuat keputusan berani. Dia mengambil spidol berwarna hitam dan menuliskan "calon McDonald All American" dan "calon pemain NBA".

Keputusan yang awalnya membuatnya hampir dimarahi oleh nenenknya, tetapi justru menerima doa, "kamu telah memiliki tujuan untuk masa depan anak muda, saya harap kamu bisa meraihnya."

Doa yang terkabul bertahun-tahun kemudian, setelah si cucu bungsu, Anthony Edwards, terpilih menjadi first pick pada NBA Draft 2020. Sayang, nenek dan ibunya telah meninggal dunia terlebih dulu.

Nenek dan ibu Edwards berpulang pada 2015 karena menderita kanker. Keduanya meninggal dunia dalam selisih waktu delapan bulan pada tanggal lima.

Keputusan yang sama yang membuat Edwards memilih nomor punggung lima sejak saat itu. Baru berusia 14 tahun, dia diasuh oleh kedua kakaknya, Antoinette dan Antoine.