BolaSkor.com - Arsenal meraih kemenangan dengan hasil akhir yang meyakinkan ketika menjamu Newcastle United di pekan 26 Premier League di Emirates Stadium, Minggu (16/02) malam WIB. Empat gol The Gunners dicetak Pierre-Emerick Aubameyang (54'), Nicolas Pepe (57'), Mesut Ozil (90'), dan Alexandre Lacazette (90+5').

Tiga poin, clean sheet, dan kemenangan dengan gaya bermain ofensif serta menghibur yang diperagakan anak-anak asuh Mikel Arteta merupakan hasil akhir yang layak mereka raih. Apalagi, Arsenal mendominasi penguasaan bola sebesar 69 persen, melepaskan 15 percobaan tendangan dan tujuh di antaranya tepat sasaran.

"Ya itu (kemenangan yang meyakinkan). Kami berbicara tentang mengubah hasil imbang menjadi kemenangan dan margin yang dapat kami tingkatkan untuk menjadikannya lebih banyak poin," tutur Arteta di laman resmi klub.

"Itu akan menjadi sangat penting di pertandingan pertama di laga kandang setelah jeda untuk mendapatkan kepercayaan diri seperti yang kami lakukan hari ini, jadi saya sangat senang dengan hasil tersebut," terangnya.

Baca Juga:

Arsenal 4-0 Newcastle United: The Gunners Pertahankan Hegemoni

Luke Shaw Heran Arsenal Tidak Dikritik Separah Manchester United

Diincar Barcelona, Salah Besar jika Arsenal Lepas Pierre-Emerick Aubameyang

Susunan pemain yang diturunkan Arteta cukup menarik, sebab dua pengatur serangan, Dani Ceballos dan Mesut Ozil, dimainkan bersama dalam taktik 4-2-3-1. Arteta tidak ragu mengurangi kekuatan bertahan Arsenal dengan menurunkan Ceballos sebagai pivot (gelandang jangkar) bersama Granit Xhaka, bukan memainkan Lucas Torreira yang punya naluri bertahan kuat.

"Itu (memainkan Ozil dengan Ceballos) tergantung pada bagaimana mereka berlatih dan bagaimana penampilan mereka, tetapi saya pikir Dani ideal untuk laga ini di posisi pertandingan hari ini. Cara dia berlatih dia benar-benar layak mendapat kesempatan dan saya sangat senang dengan penampilannya," tambah Arteta.

Namun catatan paling menarik dari pertandingan itu adalah saat Mesut Ozil mencetak gol, yang jadi gol keempatnya di liga melawan Newcastle. Bukan gol Ozil yang menjadi sorotan melainkan proses serangan yang terbangun rapih dan terorganisir.

Menurut catatan Opta, ada 35 operan yang terbangun dalam proses serangan sebelum gol Ozil tercipta - ini sudah 10 operan lebih dari proses gol mana pun di Premier League. Hebatnya lagi 11 pemain alias seluruh pemain Arsenal terlibat di dalamnya.

35 operan dari 11 pemain Arsenal

Hal itu mengartikan proses pemahaman para pemain Arsenal yang berjalan baik dalam menginterpretasikan filosofi sepak bola Mikel Arteta. Masa empat tahun berguru di bawah asuhan Pep Guardiola di Manchester City sebagai asisten manajer tidak disiakannya.

"Itu (proses gol Ozil) bagian dari apa yang kami coba bangun di sini. Ketika semua pemain terlibat dalam apa yang ingin kami lakukan dan semua orang merasa seperti mereka berpartisipasi dalam proses gol, itu sangat menyenangkan bagi saya," ucap Arteta.

"Ada banyak hal yang kami kerjakan untuk memastikan semua orang relevan dengan hal-hal yang ingin kami capai. Ketika kami bisa mencetak dua (gol), mungkin lebih baik."

Gol Mesut Ozil

Patut diingat, Arteta baru melatih Arsenal sejak 20 Desember 2019. Baru dua bulan kurang melatih Arsenal, permainan tim sudah rapih, terorganisir, dan memahami filosofi sepak bola yang diinginkan sang manajer. Dalam proyek jangka panjang, Arsenal bisa kembali berjaya apabila klub merekrut pemain-pemain dengan tepat di bursa transfer.

Aubameyang pun senang dengan gaya sepak bola yang diterapkan Arteta di Arsenal. Dia ingin Arsenal menjaga konsistensi itu, meski dalam ucapannya striker asal Gabon mengkritik eks manajer Arsenal, Unai Emery.

"Kami merasa lebih baik bersama dia (Arteta). Kami punya arah permainan yang sangat jelas. Kami akan coba mempertahankan ini," tambah Aubameyang.