BolaSkor.com - Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, angkat bicara terkait dengan perubahan posisi yang diberikan kapada Braif Fatari di Timnas Indonesia U-19/U-20. Menurutnya, perubahan yang dilakukan itu tergantung situasi dan kondisi yang ada di lapangan.

Sejatinya, pemain muda Persija ini berposisi sebegai gelandang serang. Namun pada dua pertandingan terakhir Timnas Indonesia U-19 di International Friendly Match Tournament U-19 2020, Braif diturunkan sebagai penyerang mendampingi Irfan Jauhari.

Nampaknya Braif tidak kesulitan dengan posisi barunya tersebut. Bahkan pada pertandingan terakhir melawan Arab Saudi, Braif menjadi aktor penting setelah mencetak gol pada menit 90+2 dan menyelamatkan Indonesia dari kekalahan.

Baca Juga:

Analisis: 4-4-2 Kurang Cocok, Ini 4 Formasi yang Harus Dicoba Timnas Indonesia U-19 Vs Arab Saudi

Timnas Indonesia U-19 Tahan Imbang Arab Saudi 3-3

"(Posisi Braif) tidak bisa ditentukan dari sekarang, karena situasi dan kebutuhan pertandingan akan berbeda-beda. Saddam staminanya kurang baik ketika bermain melawan Arab Saudi, makanya Braif yang main," kata Shin Tae-yong dikutip dari kanal Youtube PSSITv, Senin (14/9).

Pelatih asal Korea Selatan itu juga menjelaskan ada perubahan skema, jika Braif diplot sebagai penyerang. Pemain asal Papua itu tidak menjadi penyerang murni melainkan penyerang lubang yang ada di belakang Irfan Jauhari.

"Formasinya yang tadinya 4-4-2 berubah jadi 4-4-1-1 kalau Braif yang dipasang. Jadi pemain dan formasi itu berbeda tergantung kertersediaan pemain dan kondisi permainan itu sendiri," pungkasnya.

Timnas Indonesia U-19 selanjutnya bakal melakoni pertandingan uji coba. Dijadwalkan, Witan Sulaeman dan kawan-kawan bakal menghadapi Qatar U-19, Bosnia-Herzegovina U-19, dan Dinamo Zagreb U-19.

Skuat Garuda Muda lebih dahulu akan melawan Qatar pada 17 dan 20 September 2020. Lalu, Bosnia-Herzegovina lima hari setelahnya. Terakhir menghadapi Dinamo Zagreb pada 28 September mendatang.