BolaSkor.com - Inggris menjadi tujuan para pemain muda Indonesia berusia di bawah 17 tahun untuk menimba ilmu. Negara yang juga memiliki sepak bola maju itu tak akan menjadi kiblat untuk gaya bermain Timnas Indonesia.

Hal ini seperti disampaikan oleh Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, ketika mengumumkan keberangkatan pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti ke Inggris. Bima Sakti menyusul para pemain U-17 yang masuk proyeksi Timnas, mengikuti program Garuda Select.

Di Inggris, Bima Sakti masuk dalam tim kepelatihan, tepatnya mengisi pos asisten pelatih. Garuda Select diarsiteki Des Walker, sementara Dennise Wise berperan sebagai Direktur Program.

Baca Juga:

Bima Sakti Dikirim PSSI ke Inggris Sebelum Tangani Timnas Indonesia U-16

Pelatih Timnas Simon McMenemy Berkelit Pemain Incaran dalam Laga Arema FC Vs Persita

"Kita tidak lagi berkiblat ke suatu negara karena kita memiliki gaya bermain endiri dengan menciptakan filanesia (filosofi sepak bola Indonesia)," kata Ratu Tisha.

Hanya saja, sepak bola Inggris bisa berpengaruh dalam filosofi yang diterapkan di Indonesia. "Dalam rangka penyempurnaan filanesia ini, kita tentu membutuhkan banyak riset dan Inggris salah satu yang berhasil dalam pengembangan usia muda. Kita perlu telaah dan riset, untuk menyempurnakan filanesia."

Hal senada disampaikan oleh Bima Sakti. "Kita bukan seratus persen mencontoh. Kita harus sesuaikan dengan karakter pemain Indonesia. Tentu kita adopsi hal positif, yang bisa diterapkan di sini," terang Bima Sakti.