BolaSkor.com - Laju kemenangan Arsenal terhenti di pekan 34 Premier League kala menjamu Leicester City di Emirates Stadium, Rabu (08/07) dini hari WIB. The Gunners bermain imbang 1-1 kontra The Foxes.

Sempat unggul dari gol Pierre-Emerick Aubameyang di menit 21, Leicester menyamakannya di babak kedua melalui gol yang dicetak Jamie Vardy di menit 84. Satu pemain Arsenal juga diberi kartu merah di menit 75, ia adalah Eddie Nketiah.

Dikartumerahnya Nketiah menjadikannya pemain termuda Arsenal yang menerima kartu merah di Premier League.

"Eddie Nketiah (21 tahun 38 hari) menjadi pemain termuda Arsenal yang menerima kartu merah sejak Konstantinos Mavropanos (20 tahun 149 hari) yang juga terjadi melawan Leicester pada Mei 2018," demikian pernyataan dari @OptaJoe.

Baca Juga:

Hasil Pertandingan Liga-liga Eropa: AC Milan Gilas Juventus, Arsenal Ditahan Leicester

Roda Berputar Begitu Cepat bagi Matteo Guendouzi

Jamie Vardy Raih Trofi Premier League Dahulu, Cetak 100 Gol Kemudian

Arsenal 1-1 Leicester City

Hasil itu mempersulit langkah Arsenal untuk masuk zona Liga Champions. Saat ini Arsenal ada di peringkat empat klasemen dengan raihan 50 poin, terpaut sembilan poin dari Leicester yang ada di peringkat empat klasemen.

Beberapa aspek positif dari pertandingan tersebut adalah bertambahnya jumlah gol Vardy dan Aubameyang, dua top skor Premier League saat ini. Vardy mencetak gol ke-22 dan Aubameyang dengan 20 gol.

Khusus untuk Vardy ia menjadi pemain keempat yang dapat mencetak setidaknya 10 gol ke gawang Arsenal di Premier League, setara dengan Robbie Fowler dan Harry Kane serta di bawah Wayne Rooney yang menorehkan 12 gol.

Hasil imbang itu juga menjadi hasil seri ke-14 yang diraih Arsenal musim ini di Premier League, terbanyak di antara tim-tim lainnya, sementara catatan Arsenal yang lebih dari itu terjadi pada musim 1993-94 (17 kali seri).

"Saya sangat bangga dengan tim kami dan cara kami bermain melawan tim seperti ini dengan dominasi kami di babak pertama. Tapi sudah jelas, kami seharusnya unggul tiga atau empat kosong dan membunuh laga. Itulah yang harus Anda lakukan dengan tipe lawan seperti ini," terang Arteta di laman resmi Arsenal.

"Kami harus belajar. Ketika Anda bermain melawan tim seperti ini, ketika Anda menguasai maka Anda harus membunuh laga. Itulah kali keempat kami harus bermain dengan 10 pemain. Ini tak memungkingkan dalam waktu panjang melawan lawan seperti ini," pungkas dia.