BolaSkor.com - Situasi Lionel Messi di Barcelona tidak kunjung mendingin. Sang bintang bersikeras ingin meninggalkan klub, sementara Barcelona kukuh memegang kontrak.

Langkah pembangkangan Lionel Messi sudah dimulai dengan mangkir dari tes PCR virus corona yang dilakukan Barcelona. Messi yang sejatinya ada dalam daftar pemain yang menjalani tes pada Minggu (30/8) waktu setempat tidak tampak batang hidungnya.

Baca Juga:

LaLiga Keluarkan Pernyataan soal Lionel Messi, Isinya Bela Barcelona

5 Klub yang Punya Peluang Merekrut Lionel Messi

Breaking News: Lionel Messi Mangkir dari Tes PCR Barcelona

Kemudian Messi dikabarkan juga bakal tidak hadir dalam latihan perdana Barcelona jelang musim 2020-21. Seperti dilansir Diario Sport, pihak Barcelona sudah memperingatkan Messi tentang kontrak yang masih mengikatnya. Dalam artian selama kontrak masih berlaku Messi adalah pemain Barcelona yang mengikuti semua kegiatan klub.

Terkait dengan rencana Messi mangkir, Barcelona menyiapkan sanksi berupa denda yang bisa mencapai 1 juta poundsterling atau sekitar Rp19,5 miliar bila absen dalam tes medis dan latihan tersebut.

Barcelona bisa memasukkan perilaku Messi sebagai pelanggaran dengan sanksi berat karena dianggap absen tanpa alasan, jika tidak terkait pertandingan. Dalam kasus ini, Barcelona bisa menangguhkan gaji Messi selama 2 sampai 10 hari.

Selain itu Messi juga bisa didenda hingga pemotongan 7 persen dari gaji bulanan tergantung beratnya pelanggaran. Denda lebih besar akan diterima jika absen pada sesi latihan.

Kemungkinan Messi mendapat penangguhan gaji hingga 10 sampai 30 hari juga terbuka. Messi mendapatkan gaji 988 ribu pounsterling per pekan di Barcelona. Artinya gaji bulanan Messi mencapai 4,4 juta poundsterling. Berdasarkan itu, denda yang bisa diterima Messi lebih dari 1 juta poundsterling atau sekitar Rp19,4 miliar.