BolaSkor.com - Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tommy Mano menganggapi hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang berlangsung pada Senin (18/5).

Benhur mengaku baru mendapatkan laporan dari Direktur Utama Persipura, Herat Kalengkongan, terkait RUPS Luar Biasa. Ia menilai ada kesan memaksakan terkait dengan mundurnya salah Direktur Utama PT LIB, Cucu Somantri.

Sebelumnya, RUPS Luar Biasa PT LIB telah digelar secara virtual, Senin (18/5). Ada beberapa keputusan, salah satunya mengesahkan pengunduran diri empat pejabat PT LIB. Keempatnya adalah Direktur Utama PT LIB, Cucu Somantri, Komisaris Utama Sonhadji, anggota Komisaris Hasani Abdulgani, dan Hakim Putratama.

"Ternyata isu yang kita dengar terkait ada upaya penggantian beberapa Komisaris dan Direktur terungkap. Pada rapat tadi, ada upaya yang terkesan dipaksakan, bahkan sejak rapat baru dimulai, dan rupanya sudah terbaca juga oleh Direktur Utama LIB," kata Benhur dari rilis yang diterima oleh BolaSkor.com.

Baca Juga:

RUPS Luar Biasa PT LIB Sahkan Pengunduran Diri Cucu Somantri dan Tiga Komisaris

Termasuk Pembahasan Nasib Liga 1 dan Liga 2, Ini 6 Agenda RUPS Luar Biasa PT LIB

"Beliau bahkan akhirnya menyampaikan bahwa akan mengundurkan diri, tetapi beliau ingin tuntaskan rapat dan melaporkan apa yang diminta klub melalui surat permohonan RUPS Luar Biasa," tambahnya.

Benhur manambahkan, untuk ke depannya para pemegang saham tidak salah pilih dalam menentukan pemimpin yang baru. Ia pun memegang teguh pendirian bahwa Dirut PT LIB yang baru nantinya harus independent dan bukan orang dari PSSI.

"Kami melihat Madura United memegang teguh prinsip dan pendiriannya, dan kami sepakat, bahwa pimpinan LIB nantinya jangan dari PSSI, dan jangan mereka yang terafiliasi dengan klub," ujar Benhur.

"Karena kita lihat sendiri bagaimana rumitnya konflik yang kita hadapi sekarang karena ada keterkaitan tanggung jawab antara PSSI dan LIB," pungkasnya.