BolaSkor.com - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, turut berbelasungkawa atas Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang.

Sebelumnya, ratusan jiwa melayang meninggal dunia pasca pertandingan Arema FC kontra Persebaya Surabaya, pada laga pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10) malam WIB.

Kejadian ini bermula usai Arema FC kalah 2-3 dari Persebaya. Kekalahan ini membuat suporter Arema FC, Aremania turun ke lapangan.

Ricuh pun tak bisa dihindarkan. Kepolisian melepaskan gas air mata untuk meredam kericuhan. Malang, 129 orang meninggal dunia dan 180 mengalami luka-luka. Ini akibat terinjak-injak dan sesak nafas.

Baca Juga:

Soal Tragedi Kanjuruhan, FIFA Melarang Penggunaan Gas Air Mata di Dalam Stadion

Sampaikan Duka Cita atas Tragedi Kanjuruhan, Menpora Ingin Edukasi Suporter Lebih Masif Dilakukan

Data per Minggu (2/10) Pukul 10.00 WIB dari Konferensi Pers Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang diperoleh dari Sekretariat Negara (Setneg), sudah ada 129 orang meninggal dunia, dan 180 orang mengalami luka-luka tragedi tersebut.

Presiden Jokowi memerintahakan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Zainudin Amali, Ketum PSSI Mochamad Iriawan, dan Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas tragedi ini.

Iriawan langsung bergerak cepat dengan membentuk tim investigasi. Ia pun mendukung Kepolisian untuk mengusut tuntas.

Sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menghantui Arema FC. Namun, Iriawan sudah menegaskan Arema FC dilarang tampil sebagai tuan rumah di sisa Liga 1 2022/2023.

"Tim Arema FC dilarang menjadi tuan rumah selama sisa kompetisi musim ini," ujar Iriawan dalam laman PSSI.

Sementara itu, Liga 1 2022/2023 dihentikan untuk sepekan ke depan. Hal ini dilakukan untuk para stakeholders bekerja mengusut tuntas Tragedi Kanjuruhan.