BolaSkor.com - Pembalap Petronas Yamaha, Fabio Quartararo, mengaku banyak mendapat pelajaran pada musim perdananya di MotoGP. Kini, rider asal Prancis itu merasa semakin matang.

Quartararo menjalani debut mengesankan pada MotoGP 2019. Beberapa kali, Quartararo bersaing di barisan terdepan dan merebut podium.

Sebagai pembalap debutan, Quartararo tak ragu bersaing ketat dengan rider Repsol Honda, Marc Maruqez, dalam perebutan podium pertama.

Kedua pembalap tersebut dua kali berduel memerebutkan podium pertama pada MotoGP Thailand dan San Marino.

Baca Juga:

Petronas Yamaha Tutup Peluang Reuni Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo

MotoGP Prancis Incar Jadwal di Oktober 2020

Dalam dua balapan itu, Quartararo kalah. Perasaannya campur aduk saat melintasi garis finis dan menyadari telah melewatkan kesempatan berharga.

“Setelah beberapa jam, rasanya puasa karena melakoni balapan yang baik. Tapi, jika Anda tanya 10 menit setelah melintas garis finis, saya jelas akan mengatakan marah,” ujar Quartararo dikutip dari Crash.

Kini, setelah melewati musim perdananya, Quartararo mulai berani melempar psy war ke Marquez. Pembalap yang musim depan akan naik ke tim pabrikan itu merasa bisa mengalahkan The Baby Alien di Thailand.

“Jika berduel lagi di Misano mungkin saya akan kalah. Tapi, di Buriram, dengan pengalaman yang saya miliki sekarang, saya akan lebih dekat lagi," tutur Fabio Quartararo.