BolaSkor.com - Tak ingin seperti kacang lupa kulit, kiper Madura United, Muhammad Ridho, menyempatkan waktunya menyapa pemain muda Pekalongan selama masa pandemi. Dirinya diundang beberapa sekolah sepak bola (SSB) di tempat asalnya, Pekalongan.

Eks Borneo FC tersebut menilai apa yang dilakukannya hanya sebagai bentuk motivasi bagi para atlet cilik tersebut. Terakhir dirinya mendapat kesempatan bertatap muka dengan SSB di daerah Karanganyar, Pekalongan, Jum'at (3/7) lalu.

"Ada yang saya berikan materi (dasar sepakbola), ada juga yang enggak. Tapi sebenarnya cuma kasih motivasi di anak-anak SSB. Saya juga sedikit ceritakan kisah saya tentang bagaimana harus mencintai proses dan menghargai serta ikhlas dalam segala hal," ungkapnya.

Baca Juga:

Arema FC Nilai Opsi Liga 1 Tanpa Penonton Sangat Merugikan Klub

Arema FC Pastikan Nominal Bonus Berkurang Pasca Renegosiasi Kontrak

Jawa Tengah memang bisa dibilang menjadi wadah bagi kiper-kiper terbaik Indonesia saat ini. Selain Ridho, masih ada Awan Setho (Bhayangkara FC) hingga Ega Rizky (PSS Sleman) yang menjadi andalan di klubnya masing-masing.

Kiper tim nasional (timnas) Indonesia tersebut juga mengaku memiliki keinginan mendirikan SSB di Pekalongan. Dirinya berharap keinginannya bisa terwujud dalam waktu dekat.

"Rencananya seperti itu (mendirikan SSB), makanya sekarang mau cari sponsor untuk mendukung SSB itu nantinya," imbuhnya.

Joko Ribowo merupakan salah satu pionir yang mendirikan SSB di Jawa Tengah. Meski berposisi sebagai kiper, pemain PSIS Semarang tersebut membuka kesempatan bagi seluruh pemain muda menimba ilmu di tempatnya.

"Saya punya impian, Pekalongan (juga) akan ada penerus saya. Saya pengin ada bibit-bibit muda dari Pekalongan yang akan bisa tembus Liga 1 maupun timnas," pungkas Ridho. (Laporan Kontributor Bima Pamungkas/Madura)