BolaSkor.com - Komite Adhoc Integritas PSSI sangat serius menjalin kerja sama dengan Satgas Anti Mafia Bola untuk memusnahkan kasus dugaan pengaturan skor atau match fixing di sepak bola Indonesia.

Ketua Komite Adhoc Integritas PSSI, Ahmad Riyadh, mengatakan pihaknya ingin segera melakukan koordinasi dengan Satgas Anti Mafia Bola. Dia berharap pertemuan itu bisa dilakukan dalam pekan-pekan ini

"Segera kami bertemu dengan tim Satgas dari Kepolisian untuk membahas pencegahan pengaturan skor. Semoga dalam pekan-pekan ini kami sudah bisa bertemu,” kata Riyadh kepada wartawan di Jakarta, Kamis,(14/2).

Sebelumnya, Penasihat Komite Adhoc Integritas PSSI, Jenderal Pol (Purn) Badrodin Haiti, memaparkan hasil rapat pertama tim Ad Hoc. Terdapat sejumlah poin penting dalam pertemuan ini.

Baca Juga:

Komite Adhoc Integritas PSSI Bukan Penghalang Satgas Anfi Mafia Bola

Komite Adhoc Integritas PSSI akan Buat Aplikasi Khusus Pengaduan Match Fixing

Arema FC Nilai Jangan Sampai Manuver Satgas Anti Mafia Bola Berujung Sanksi FIFA

"Tugas itu antara lain melakukan upaya pencegahan agar tidak terjadi lagi manipulasi pengaturan skor," kata mantan Kapolri ini.

"Sehingga nanti komite ini akan melakukan penyelidikan sehingga jelas pelanggaran itu nanti masuk ke ranah yudisial PSSI atau masuk ke ranah hukum pidana," tambahnya.

Banyak cara untuk mencegah pengaturan skor, seperti melakukan rewarning system atau pendeteksian terhadap pelanggaran di dalam lapangan hijau. Deteksi pengaturan skor, menurut Badrodin, bisa dilakukan secara personal maupun sistem.

Deteksi bisa dilakukan melalui pengamatan dalam pertandingan sepak bola itu baik di Liga 1, Liga 2, maupun Liga 3. "Pengawasan tentu harus dilakukan dan jelas kami sampaikan, zero tolerance terhadap bentuk pelanggaran," ucap Badrodin menambahkan.